Tak Ada Penantang, Hendrawan-Asnianti Memenangkan Pemilihan BEM UNG 2023-2024
Hendrawan Datukramat adalah Mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan, dan Asnianti Awila adalah mahasiswa Fakultas MIPA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/322023_BEM-UNG-2023-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Perhelatan pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) 2023 berakhir.
Komisi Pemilihan Langsung (KPL) BEM UNG memenangkan pasangan Hendrawan Datukramat- Asnianti Awila sebagai presiden dan wakil presiden BEM UNG hingga 2024.
Hendrawan Datukramat adalah Mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan, dan Asnianti Awila adalah mahasiswa Fakultas MIPA.
Menurut Ketua KPL, Jamaludin Puluhulawa, pasangan Hendrawan-Asnianti menang secara walkover (WO).
Sebab, hanya keduanya yang mengajukan diri sebagai calon. Tak ada penantang lain.
Baca juga: BEM Nusantara Kecam Pelecehan Terhadap Mahasiswi Profesi Ners UNG Gorontalo
“Ini merupakan kali pertama penetapan Presiden dan Wakil Presiden BEM UNG dengan kondisi semacam ini. Selanjutnya pasangan calon terpilih tinggal menunggu tahap pelantikan oleh Rektor,” pungkas dia.
Usai resmi memimpin BEM UNG hingga satu tahun ke depan, pasangan Hendrawan-Asnianti memaparkan visi misinya pada Rabu (1/2/2023) kemarin di Auditorium UNG.
Hendrawan dalam pidatonya berjanji akan menjadikan BEM sebagai sentral katalisator pergerakan karakter dan keilmuan.
Juga akan jadikan BEM sebagai wadah pengabdian masyarakat yang progresif dan inklusif.
Visi itu menurutnya demi mewujudkan UNG yang unggul dan berdaya saing.
Baca juga: Bincang dengan Presiden BEM UMB Gorontalo: Dari Pergaulan hingga Menanam Pohon
“Untuk organisasi BEM yang hebat, kita perlu melakukan gebrakan yang mampu mewujudkan perubahan katalis, yang mampu mereaksikan perubahan dengan cepat dan juga responsif,” ungkap Hendrawan.
Nantinya kata dia posisi BEM harus menjadi pusat aspirasi seluruh mahasiswa UNG.
Selain itu demi mewujudkan organisasi yang mampu melahirkan insan akademi, keduanya akan mengusung program BEM sebagai organisasi yang memperkuat karakter dan keilmuan kepada mahasiswa.
“Kami juga akan fokus agar BEM dapat mengambil peran terhadap perkembangan serta isu-isu sosial kemasyarakatan melalui program pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya. (*)