Bincang dengan Presiden BEM UMB Gorontalo: Dari Pergaulan hingga Menanam Pohon
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBM) Ifta Mu'rarif Daud mendorong mahasiswa.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBM) Ifta Mu'rarif Daud mendorong mahasiswa untuk banyak komunikasi dan bergaul dengan siapapun.
"Jangan menutupi diri dengan orang lain, komunikasi dan bergaul dengan siapapun penting". Demikian diungkapkan Ifta pada saat podcast “Suara dari Kampus” TribunGorontalo.com bertema "Mengenal Lebih Dekat dengan Presiden BEM Universitas Bina Mandiri Gorontalo” pada Selasa (17/5/2022) pukul 10.00 Wita.
“Kalangan mahasiswa atau apapun itu, jika ingin jadi orang besar terutama jadi presiden BEM, diharapkan bisa mempererat tali silaturahmi, komunikasi dan bergaul dengan siapapun,” ungkap Ifta saat podcast yang dipandu host Apris Nawu, jurnalis TribunGorontalo.com.
Ia juga menjelaskan, bahwa mahasiswa atau siapapun harus perbanyak berkomunikasi dan bergaul.
“Supaya kita tidak dibilang menutupi diri dengan siapapun, banyak berkomunikasi dengan orang lain,” jelas Ifta.
Ifta berterima kasih banyak kepada TribunGorontalo.com, telah mengundang dalam acara podcast. "Jujur ini awal mulanya saya muncul di depan umum," kata Ifta.
Perlunya Kesadaran Menanam Pohon
Gorontalo dikenal sebagai daerah yang memiliki suhu panas. Terik matahari begitu menyengat.
"Kita tahu di Gorontalo ada dua musim, di antaranya musim di Gorontalo kalau bukan panas, panas sekali’. Ternyata, candaan tersebut betul adanya," ujarnya.
Ifta mengungkapkan bahwa perlunya peran pemerintah dan masyarakat khususnya untuk menanam pohon. "Perlunya kesadaran untuk menjaga supaya tidak kepanasan, caranya kita harus menanam phon," ungkap Ifta.
Gorontalo sempat masuk sebagai daerah dengan suhu tertinggi di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan Gorontalo menjadi kota terpanas berdasarkan data harian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tanggal 12-13 Maret 2022.
Suhu udara di wilayah Gorontalo mencapai 34,9 derajat. BMKG khususnya Stasiun Meteorologi Djalaluddin Kelas I Gorontalo menyimpulkan bahwa data yang ditampilkan adalah data suhu udara maksimum harian saat pengamatan 12-13 maret 2022 yang tercatat di Stasiun Djalaluddin Gorontalo.
Dengan begitu, data ini bukan merupakan data rata-rata klimatologis.
“Jadi ini data dari BMKG bahwa data yang diambil dari gambar tersebut adalah data dari suhu maksimum harian yang tercatat di seluruh stasiun BMKG yg di Indonesia. Data tersebut merupakan data harian yng tercatat pada tgl 12-13 maret 2022. Bukan merupakan data klimatologis dengan rentang waktu tertentu (rata-rata maksimum 10 atau 20 tahun),” kata Koordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, Sayid Mahadir kepada Tribungorontalo.com. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/180522-Ifta-Daud.jpg)