Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-337: Bakal Dikirimi Tank AS dan Jerman, Zelensky Berterima Kasih

Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina, Kamis (26/1/2023): Presiden Zelensky berterima kasih pada AS dan Jerman yang akan mengirim tank tempur utama.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Twitter @POTUS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat menemui Presiden AS Joe Biden di Washington, DC pada Rabu (21/12/2022). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-337 pada Kamis (26/1/2023): Zelensky berterima kasih pada Biden atas pengiriman puluhan tank tempur Abrams, dan kepada Jerman yang akan mengirim tank tempur buatannya, Leopard 2. 

- Kunci untuk menyediakan tank bagi pertahanan Ukraina melawan Rusia adalah kecepatan dan jumlah yang memadai, kata Zelensky pada Rabu (25/1/2023).

“Kuncinya sekarang adalah kecepatan dan volume. Kecepatan dalam melatih pasukan kita, kecepatan dalam memasok tank ke Ukraina. Angka-angka dalam dukungan tank," kata Zelensky dalam pidato video malamnya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Abrams, Tank Tempur Utama yang Enggan Dikirim AS ke Ukraina untuk Lawan Rusia

- Dengan menyetujui pengiriman tank Abrams, AS dapat memenuhi permintaan Scholz untuk komitmen Amerika tetapi tanpa harus segera mengirim tank tersebut.

Dalam pernyataan publik, Washington dan Berlin telah membantah adanya hubungan antara keputusan mereka masing-masing, meskipun laporan media mengatakan pejabat Jerman telah menjelaskan secara pribadi bahwa pengiriman Leopard bergantung pada AS untuk membuat komitmen serupa.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-330: Zelensky Desak Sekutu Barat untuk Segera Pasok Tank

- Berlin juga akan menyetujui negara-negara Eropa lainnya untuk memasok tank Leopard 2 buatan Jerman dari stok mereka sendiri ke Ukraina.

Finlandia, Spanyol, dan Belanda akan menyumbangkan model yang sama, menurut laporan media Jerman.

Batalion kedua akan terdiri dari tank Leopard 2A4 dari Polandia dan Norwegia.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Leopard 2, Tank Tempur Buatan Jerman yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina

- Tawaran Jerman telah mendorong seruan untuk lebih banyak lapis baja berat oleh pemerintah Ukraina.

Zelenskiy dan para menterinya juga berusaha untuk mendobrak “tabu” tentang penyediaan jet seperti F16 buatan AS ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan dia telah berbicara dengan Menlu Polandia Zbigniew Rau tentang bantuan militer lebih lanjut, termasuk jet tempur, permintaan yang telah berulang kali diajukan kepada sekutu NATO tanpa hasil.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-328: Lebih dari 7.000 Warga Sipil Tewas selama Invasi Putin

- Kedutaan Rusia di Jerman menuduh Berlin membawa konflik di Ukraina ke tingkat konfrontasi baru.

Keputusan untuk menyetujui pengiriman tank Leopard ke Ukraina berarti "penolakan terakhir" pemerintah Jerman "untuk mengakui" tanggung jawab historisnya "ke Moskow," kata Duta Besar Rusia untuk Jerman Sergei Nechayev dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro

- Rusia telah meremehkan dampak yang akan ditimbulkan oleh tank-tank Barat, dengan mengatakan bahwa bantuan militer ke Ukraina akan "menyala seperti yang lainnya".

Dalam sambutannya kepada wartawan, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut transfer yang diharapkan dari tank Leopard 2 dan Abrams ke tentara Ukraina sebagai "rencana yang gagal".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-325: Moskow Buka Gerbang Belarus untuk Ikut Bertempur

- Jubir Militer Ukraina Serhiy Cherevatyi mengatakan pasukannya telah ditarik dari kota timur Soledar di wilayah Donetsk, menurut penyiar negara Suspilne.
Penarikan pasukan Ukraina dilakukan "untuk menyelamatkan nyawa personel layanan", katanya Cherevatyi.

Komentar dari Cherevatyi itu adalah konfirmasi Ukraina pertama atas penguasaan Soledar oleh pasukan Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-324: Ratusan Warga Sipil Masih Terjebak di Kota Soledar

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved