Pilpres 2024
Masuk Golkar, Mimpi Ridwal Kamil Maju Pilpres 2024 Tamat? Ini Analisa Pengamat Politik
Mimpi Ridwan Kamil maju Pilpres 2024 sudah tamat setelah gabung Partai Golkar?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/200123-Kang-Emil20.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Mimpi Ridwan Kamil maju Pilpres 2024 sudah tamat setelah gabung Partai Golkar?
Spekulasi lain, duet Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto - Ridwal Kamil atau Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil menguat.
Airlangga adalah penggagas Koalisi Indonesia Bersatu yang beranggotakan Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Musyawarah Nasional (Munas) Golkar telah memilih Airlangga sebagai capres. Peluang Kang Emil mendampingi Airlangga atau Ganjar kian terbuka.
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai langkah politik Ridwan Kamil yang memutuskan bergabung ke Partai Golkar memilik konsekuensi harus mengubur mimpinya mengikuti gelaran Pilpres 2024.
Adi menjelaskan, sebagai kader partai berlambang pohon beringin, gubernur Jawa Barat itu harus mengikuti keputusan Munas Golkar yang memutuskan untuk mengusung Airlangga di pesta demokrasi nanti.
"Sampai saat ini capres Golkar itu adalah Airlangga, bukan Ridwan Kamil. Jadi untuk pencapresan Ridwan Kamil perlahan harus mengubur mimpinya secara perlahan," kata Adi kepada Kompas TV, Kamis (19/1/2023).
Menurut dia, pria yang karib disapa Emil itu juga tak akan diajukan oleh Golkar ke pembahasan capres dan cawapres di dalam Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB.
"Rasa-rasanya PAN dan PPP punya jagoan masing-masing. PAN misalnya agak lengket dengan Erick Thohir, PPP belakangan ini dekat dan lengket dengan Sandiaga Uno."
"Artinya agak sulit bila PPP dan PAN ingin Ridwan Kamil jadi capres. Kedua PAN dan PPP juga pasti paham kalau Airlangga akan diusung Golkar," ujarnya.
Adi menyebut, Emil akhirnya memilih Partai Golkar karena ia ingin mengamankan kendaraannya dalam menyongsong agenda Pilkada Serentak 2024 nanti.
"Makanya target minimum untuk maju di Pilkada 2024 itu tiket sudah di tangan, apalagi Nasdem sudah tidak ingin mengusung Ridwan Kamil lagi di 2024. Jadi Ridwan Kamil gerak cepat tentu mengkalkulasi pertimbangan-pertimbangan rasional masuk partai, yaitu Golkar," ujarnya.
Sebelumnya, Emil berkomitmen untuk memenangkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu dikatakan Emil setelah resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023).
"Tadi sudah jelas Partai Golkar sudah memutuskan untuk mengusung Pak Airlangga di Pilpres, karena saya anggota Partai Golkar ya artinya saya harus mengamankan itu (pencapresan Airlangga)," kata Emil di DPP Partai Golkar, Rabu (18/1/2023).