Jumat Curhat Polsek Kota Timur Gorontalo Didominasi Keluhahan Soal Minuman Beralkohol
Topik paling sering dan banyak dikeluhkan warga adalah maraknya penjualan minuman beralkohol (minol).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/612023_jumat-curhat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Program Jumat Curhat kini jadi ajang polisi Gorontalo menampung keluh kesah warga. Hari ini, Jumat (6/1/2023) polisi kembali menerima curhatan warga.
Topik paling sering dan banyak dikeluhkan warga adalah maraknya penjualan minuman beralkohol (minol).
Kebetulan, hari ini Jumat Curhat dipelopori oleh jajaran Polsek Kota Timur Gorontalo di Kelurahan Heledulaa.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kota Timur, Ipda Imanuel Ivan Bagus Pratama Thabaa mengatakan, Jumat Curhat memang programnya untuk mendengar masukan dari warga.
Baca juga: Kronologi Pemerkosaan Wanita di Bawah Umur di Gorontalo: Direcoki Minuman Beralkohol
Apalagi masukan terhadap mencegah gangguan keamanan dan masalah sosial lain agar bisa ditindaklanjuti.
“Dalam kegiatan tersebut, masyarakat meminta jajaran Polsek Kota Timur meningkatkan razia pada penjual minuman beralkohol,” kata kapolsek.
Bukan tanpa alasan, maraknya penjualan minol memudahkan minuman ini dijangkau oleh berbagai kalangan. Parahnya, pengonsumsinya tidak jarang justru jadi pelaku kejahatan. Sebut saja penganiayaan.
Keluhan warga ini rupanya juga berdasar. Sebab, baru-baru ini di Kota Gorontalo terjadi kasus pemerkosaan anak di bawah umur. Pelakunya juga anak di bawah umur yang dalam pengaruh minol.
Baca juga: 10 Hari Operasi Pekat Polresta Gorontalo, Sita Miras Cap Tikus Hingga Geledah Homestay
“Kami akan melakukan meningkatkan Patroli serta razia pada tempat yang diduga menjual miras,” kata Ivan.
Ia meminta, masyarakat melaporkan tempat-tempat yang diketahui menjual minol. Laporan bisa disampaikan melalui call center polsek atau polresta. (*)