Tips Kesehatan
Simak Efektivitas Ekstrak Teh Hijau sebagai Obat Sakit Gigi untuk Bantu Atasi Gigi Sensitif
Para peneliti dari Universitas Wuhan, Cina meneliti efektivitas ekstrak teh hijau sebagai obat sakit gigi untuk mengatasi gigi sensitif.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-sakit-gigi_3.jpg)
Senyawa itu disebut epigallocatechin-3-gallate (ECGC), dan merupakan polifenol paling aktif dalam teh hijau.
Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa senyawa ini dapat secara efektif melawan S. mutans.
Para ilmuwan merangkum campuran ini menjadi apa yang disebut nanopartikel silika mesopori (MSN).
Karena ukuran pori-porinya yang sedang atau mesopori dan sifat permukaannya, MSN banyak digunakan sebagai pembawa obat.
Baca juga: Ada Lidah Buaya hingga Jahe, 5 Obat Sakit Gigi Alami Ini Bantu Atasi Sakit Gigi secara Instan
MSN dipilih karena telah terbukti memiliki ketahanan unik terhadap asam berbahaya yang menyebabkan rongga, serta menunjukkan "kekuatan mekanik yang unggul".
Menggunakan teknik yang disebut confocal laser scanning microscopy, para peneliti menguji kemampuan biomaterial yang baru dikembangkan untuk memblokir pembentukan biofilm yang biasanya dibentuk oleh S. mutans pada permukaan dentin.
Selain itu, mereka melakukan pengujian biologis dan uji sitotoksisitas pada jaringan pulpa gigi premolar dan molar ketiga yang dicabut, atau gigi bungsu.
Baca juga: Kenali 7 Macam Obat Sakit Gigi Rumahan dari Bahan Alami untuk Bantu Atasi Masalah Abses Gigi
Tes mengungkapkan bahwa biomaterial baru berhasil memblokir mikrotubulus dentin dan mengurangi permeabilitas dentin.
Selain itu, materi yang dirilis EGCG terus menerus selama lebih dari 96 jam.
Material tersebut juga terbukti tahan terhadap erosi dan abrasi, serta melindungi dari biofilm S. mutans.
Bahan tersebut “secara signifikan (menghambat) pembentukan dan pertumbuhan biofilm S. mutans pada permukaan dentin,” tulis para peneliti.
Baca juga: Kenali 8 Obat Sakit Gigi yang Berasal dari Bahan Herbal: Cengkih hingga Teh Peppermint
Sepengetahuan mereka, ini adalah pertama kalinya hasil seperti itu diperoleh.
Dr. Huang dan rekannya berharap bahan ini akan berhasil mengobati sensitivitas gigi.
“Dengan demikian, pengembangan (materi baru) menjembatani kesenjangan antara konsep multifungsi dan praktik klinis gigi," kata dokter Huang.
"Serta menjanjikan dalam memberikan dokter gigi strategi terapeutik untuk pengelolaan permukaan dentin untuk melawan hipersensitivitas dan karies dentin.” sambungnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)