Kamis, 5 Maret 2026

Prediksi Tahun 2023: Eropa - Amerika Bubar, Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia, Ini Kata Elon Musk

Eropa dan Amerika Serikat akan dilanda perang saudara, Asia menggantikan posisi negara adidaya sebagai pusat ekonomi dunia.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Prediksi Tahun 2023: Eropa - Amerika Bubar, Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia, Ini Kata Elon Musk
Kolase TribunGorontalo.com
Elon Musk dan Dmitry Medvedev. Eropa dan Amerika Serikat akan dilanda perang saudara, Asia menggantikan posisi negara adidaya sebagai pusat ekonomi dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Eropa dan Amerika Serikat akan dilanda perang saudara, Asia menggantikan posisi negara adidaya sebagai pusat ekonomi dunia.

Bos Tesla Elon Musk diprediksikan menjadi Presiden AS menggantikan Joe Biden setelah negeri Paman Sam terpecah akibat konflik antara California dan Texas.

Prediksi itu disampaikan mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Dia memaparkan prediksi tahun 2023 dan ramalannya ini viral.

Dikutip dari kompas.com, hingga Selasa (27/12/2022), prediksi yang dia tulis di Twitter dalam bentuk utas tersebut sudah dilihat 25 juta kali dan disuka oleh lebih 37.000 akun.

Pemilik baru Twitter, Elon Musk, menggambarkan ramalan politisi yang sekarang menduduki jabatan wakil ketua Dewan Keamanan Rusia tersebut sebagai "prediksi paling absurd yang pernah ia dengar".

Sosok yang juga pernah menjadi perdana menteri Rusia itu meramal bahwa akan terbentuk semacam negara baru di Eropa, yang antara lain terdiri dari Jerman, Polandia, negara-negara Baltik, Czechia, Slovakia, dan Republik Kyiv.

Wilayah yang sekarang dikenal sebagai Ukraina barat akan diduduki oleh Polandia dan Hungaria.

Ini mengisyaratkan bahwa pada 2023 negara Ukraina akan bubar.

Medvedev juga memprediksi perang antara Prancis dan negara baru pimpinan Jerman akan pecah.

"Eropa akan terpecah, Polandia akan mengalami partisi sebagai akibatnya," kata Medvedev.

Uni Eropa dan mata uang euro akan bubar.

Soal Uni Eropa, Medvedev mengatakan organisasi regional ini akan bubar setelah Inggris bergabung kembali dan euro tidak akan lagi sebagai mata uang tunggal.

Inggris menggelar referendum keanggotaan Uni Eropa pada 2016 dan hasilnya dijadikan dasar oleh pemerintah Inggris untuk keluar dari organisasi tersebut.

Menurut Medvedev, Irlandia Utara akan lepas dari Inggris dan bergabung dengan Negara Republik Irlandia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved