Tak Sekadar Perayaan Ibadah Katolik - Kristen, Natal: Dari Sinterklas hingga Memasak

Merayakan Natal. Ya, hari raya yang disucikan untuk memeringati kelahiran Yesus ini selalu diperingati setiap tanggal 25 Desember.

Editor: Lodie Tombeg
TribunGorontalo.com
Ibadah Natal di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu 25 Desember 2022. Merayakan Natal. Ya, hari raya yang disucikan untuk memeringati kelahiran Yesus ini selalu diperingati setiap tanggal 25 Desember. 

Setelah Yesus meninggal, perayaan Kristen awalnya berfokus pada penyaliban dan kebangkitan-Nya.

Jadi, Paskah adalah hari raya bagi umat Kristiani yang utama.

Namun, sekitar tiga abad kemudian, ketika gereja Katolik menjadi jauh lebih besar dan berpengaruh, para pemimpin agama dan politik mencari cara agar hari raya Natal menjadi lebih populer.

Caranya dengan menetapkan tanggal kelahiran Yesus, yang bertepatan dengan titik balik matahari di musim dingin.

Ketika agama Kristen menyebar ke seluruh dunia, Natal semakin dikenal dan dijadikan hari libur.

Berawal dari sini, Natal dirayakan dengan berbagai cara karena budaya di setiap daerah berbeda-beda.

Mengapa Natal dirayakan setiap tanggal 25 Desember?

Perlu diketahui bahwa tidak semua umat Kristiani merayakan Natal setiap tanggal 25 Desember.

Bagi penganut Kristen Ortodoks, Natal dirayakan tanggal 7 Januari. Tapi, tak sedikit pula yang merayakannya tanggal 6 Januari.

Perbedaan ini terjadi karena keputusan banyak gereja Ortodoks yang mematuhi kalender berusia hampir 2.000 tahun yang berbeda dari penanggalan saat ini.

Meski begitu, sebagian besar umat Kristiani tetap merayakan hari kelahiran Yesus pada tanggal 25 Desember hingga sekarang.

Sebenarnya tanggal ini bukanlah hari kelahiran Yesus. Alkitab tidak mengatakan kapan Ia lahir.

Bahkan, beberapa petunjuk dalam Alkitab menunjukkan kemungkinan Yesus lahir di musim semi.

Tidak sampai tiga setengah abad setelah kelahiran Yesus, tanggal 25 Desember dipilih sebagai hari kelahiran-Nya.

Paus Julius I memilih tanggal tersebut pada 350 M dan diresmikan pada 529 M, dan Kaisar Romawi Justinianus menyatakan Natal sebagai hari libur nasional.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved