Jumat, 13 Maret 2026

Porprov Gorontalo

Cabang Olahraga Sepakbola Tak Masuk Porprov Gorontalo 2022, Ini Alasannya

Ketua Komite Olahraga Nasional  Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama mengungkapkan, alasan mendasar karena Liga 3 sementara bergulir.

Tayang:
Editor: Dinie S Awwali
zoom-inlihat foto Cabang Olahraga Sepakbola Tak Masuk Porprov Gorontalo 2022, Ini Alasannya
TribunGorontalo/Jill
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo menggelar konferensi pers, Sabtu (24/12/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sepakbola tak dimasukkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Gorontalo tahun 2022.

Ketua Komite Olahraga Nasional  Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama mengungkapkan, alasan mendasar karena Liga 3 sementara bergulir.

"Kami anggap kegiatan liga 3 itu sudah termasuk porprov. Artinya, mereka mengadakan kejurda dan itu kita biayai," kata Fikram kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (24/12/2022).

Menurut Aleg DPRD Provinsi Gorontalo ini, sepakbola juga membutuhkan biaya besar. Pasalnya, sepakbola memerlukan dana sebesar Rp 300.000.000, sedangkan KONI hanya bisa mengalokasikan Rp 100.000.000.

Hal itu disebabkan dana yang terkumpul sangat sedikit dan tak memungkinkan untuk menggelar olahraga terpopuler di dunia itu.

"Harusnya semua cabang olahraga kita masukkan di Porprov Gorontalo. Tapi, dengan kondisi anggaran, kita putuskan dalam rapat hanya 19 cabor saja," ucap dia.

Meski begitu, cabang olahraga tinju batal dipertandingkan, sebab tak memenuhi ketentuan.

"Hanya dua daerah yang mengutus. Padahal, ketentuan dari KONI harus tiga daerah," jelas Fikram.

Jadi, jumlah cabang olahraga di Porprov Gorontalo 2022 hanya 18 cabang, yakni volly ball, basket, sepak takraw, tenis meja, badminton, atletik, pencak silat, kick boxing, karate, kempo, taekwondo, bilyard, catur, e-sport, futsal, gateball, renang, dan panjat tebing.

Menurut Fikram, keputusan akhir itu dilihat dari skala prioritas. Artinya, para pemenang cabor-cabor yang diikutkan Porprov Gorontalo diharapkan menembus PON.

"Bukan berarti cabang lain tidak. Macam Muaythai itu di PON Papua kan meraih medali perunggu. Tapi tidak ikutkan porprov karena mereka sudah buat kegiatan sendiri," akunya.

Lanjut Fikram, KONI Provinsi Gorontalo berencana memasukkan semua cabor di Porprov jika dana memadai.

"Dengan keterbatasan anggaran, bukan berarti kita tidak melakukan kegiatan-kegiatan. Bagaimana dengan anggaran terbatas itu kita sukses melaksanakannya," tandas Fikram. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved