Selasa, 10 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Ditemui Zelensky di AS, Joe Biden Janjikan Ini pada sang Presiden Ukraina soal Perang Rusia

Presiden AS Joe Biden menjanjikan beberapa hal kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait dukungannya untuk hadapi perang Rusia.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Ditemui Zelensky di AS, Joe Biden Janjikan Ini pada sang Presiden Ukraina soal Perang Rusia
Twitter @POTUS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menemui Presiden AS Joe Biden di Washington, DC pada Rabu (21/12/2022). Biden menjanjikan beberapa hal kepada Zelensky soal perang Rusia vs Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyambut kedatangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (21/12/2022).

Zelensky mengunjungi AS di saat perang Rusia dan Ukraina yang telah memasuki bulan kesepuluh hingga kini masih bergejolak.

Untuk diketahui, hal tersebut menandakan kunjungan pertama Zelensky ke luar negeri sejak invasi Rusia di Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Kamis (22/12/2022), Zelensky yakin dukungan AS untuk Ukraina akan terus berlanjut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-302: Temui Biden, Zelensky Percaya AS Bisa Bebaskan Ukraina

Biden menyambut Zelensky di Gedung Putih AS dengan Washington mengonfirmasi akan mentransfer sistem rudal pertahanan udara Patriot ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan militer senilai 1,85 miliar dolar (sekitar Rp 28,8 triliun).

Dalam sambutan singkat di Oval Office pada hari Rabu, Zelensky menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan publik AS.

"Terima kasih pertama-tama," kata Zelensky kepada Biden.

“Merupakan kehormatan besar untuk berada di sini.” imbuhnya.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina: Zelensky Bakal Kunjungi AS, Biden Siapkan Bantuan 1,8 Miliar Dolar

Dalam konferensi pers tersebut, Biden juga menjanjikan beberapa hal terkait dukungan AS untuk Ukraina dalam menghadapi perang Rusia.

Biden mengatakan AS akan melatih pasukan Ukraina untuk menggunakan persenjataan Patriot, yang akan "memakan waktu".

Namun Biden juga menekankan bahwa sistem itu akan menjadi "aset penting bagi Ukraina karena mempertahankan diri dari agresi Rusia".

Baca juga: Begini Tanggapan Rusia soal Pembatasan Harga Gas yang Disepakati Uni Eropa untuk Atasi Krisis Energi

Rudal Patriot adalah bagian dari sistem pertahanan permukaan-ke-udara canggih yang mampu menembak jatuh rudal jelajah, pesawat terbang, dan rudal balistik jarak pendek.

Ini adalah pertama kalinya AS mentransfer senjata Patriot ke Ukraina.

Biden menambahkan bahwa dia merasa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berniat menghentikan perang kejam ini.

Biden mengatakan dia dan Zelensky ingin konflik berakhir di bawah visi "Ukraina yang bebas, mandiri, makmur, dan aman".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-301: Zelensky Berencana Kunjungi Gedung Putih AS Hari Ini

“Amerika Serikat berkomitmen untuk memastikan bahwa rakyat Ukraina yang pemberani dapat terus mempertahankan negara mereka dari agresi Rusia selama diperlukan,” ungkap Biden.

Zelensky lantas memuji bantuan AS, yakni dengan mengatakan bahwa sistem pertahanan udara baru akan membantu menggagalkan Rusia dari membom infrastruktur Ukraina.

“Amerika Serikat akan membantu kami mempertahankan nilai-nilai dan kemerdekaan kami dan terlepas dari perubahan Kongres, saya yakin akan ada dukungan bipartisan dan bikameral,” tutur Zelensky.

Baca juga: Atasi Krisis Energi Imbas Perang Rusia-Ukraina, Uni Eropa Akhirnya Sepakati Batas Harga Gas

Zelensky menambahkan bahwa dia “yakin” AS dan Ukraina akan “menang” bersama melawan “tirani”.

Dalam sambutannya, Zelensky menggambarkan Rusia sebagai "negara teroris".

Pengumuman bantuan hari Rabu adalah salah satu yang terbesar sejauh ini.

Baca juga: Rusia Peringatkan NATO agar Tak Kirim Senjata AS Patriot ke Ukraina, Apa Itu Patriot?

Ini membuat total bantuan negara untuk Ukraina menjadi 21,9 miliar dolar (sekitar Rp 341 triliun) sejak dimulainya pemerintahan Biden, menurut Departemen Luar Negeri AS.

Selain sistem rudal Patriot, Pentagon mengatakan paket bantuan itu juga mencakup amunisi untuk sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS), peluru artileri berpemandu presisi, dan rudal anti-radiasi berkecepatan tinggi (HARM).

Zelensky juga berpidato pada pertemuan gabungan Kongres AS pada Rabu malam, di mana dia diharapkan untuk meminta lebih banyak bantuan untuk Ukraina dan sanksi terhadap Rusia.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved