Rabu, 18 Maret 2026

Arti Kata

BPOM Siapkan Regulasi Pelabelan BPA dalam Kemasan Air Minum dan Makanan, Apa Itu BPA?

BPOM kaji pelabelan pada produk kemasan air minum dan makanan yang berpotensi mengandung BPA, simak pengertian hingga efek dari bahan kimia tersebut.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto BPOM Siapkan Regulasi Pelabelan BPA dalam Kemasan Air Minum dan Makanan, Apa Itu BPA?
istimewa via Tribunnews
Ilustrasi galon AMDK. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah mempersiapkan regulasi pelabelan pada produk kemasan air minum dan makanan yang berpotensi mengandung BPA, apa itu? 

TRIBUNGORONTALO.COM - Bermacam merek air minum dalam kemasan (AMDK) kini tengah memenuhi pasaran Tanah Air.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah mempersiapkan regulasi pelabelan pada produk kemasan air minum dan makanan yang berpotensi mengandung BPA.

Pelabelan BPA dalam kemasan air minum dan makanan pun kini masih menjadi ditinjau urgensinya.

Apa Itu BPA?

Dilansir TribunGorontalo.com dari Encyclopedia Britannica, bisphenol A (BPA) adalah bahan kimia berupa padatan kristal tak berwarna milik keluarga senyawa organik.

Baca juga: Apa Itu Visum et Repertum, Bukti Kuat yang Tak Dimilki Putri Candrawathi di Kasus Pelecehan Seksual

Rumus molekul dari BPA ialah C15H16O2.

BPA terkenal karena penggunaannya dalam pembuatan plastik polikarbonat dan resin epoksi, terutama yang ditemukan dalam botol air, botol bayi, dan wadah minuman dan makanan lainnya.

BPA juga dikenal luas karena kecenderungannya untuk larut dari produk-produk tersebut.

Yang membuat BPA menjadi masalah kesehatan masyarakat dan masalah lingkungan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka Celine Dion, Simak Gejala dan Bahayanya

Pada awal abad ke-21, produksi BPA global mencapai lebih dari 6 miliar pound (2,7 miliar kilogram) per tahun, kira-kira sepertiganya dibuat di Amerika Serikat.

Secara umum, kadar BPA pada manusia telah diukur jauh di bawah 50 mikrogram per kilogram berat badan per hari, yang merupakan dosis maksimum yang dapat diterima (atau "referensi") yang ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA).

Meskipun kehadirannya pada populasi manusia dan hubungannya dengan toksisitas reproduksi dan perkembangan pada hewan, sebagian besar negara belum memberlakukan peraturan tentang pembuatan, impor, atau penjualan produk BPA.

Itu sebagian besar disebabkan oleh bukti ilmiah yang bertentangan untuk hubungan langsung antara paparan tingkat rendah dan efek kesehatan yang merugikan pada manusia.

Sebaliknya, beberapa negara dan wilayah, termasuk Kanada, Eropa, Swedia, dan Amerika Serikat, telah secara resmi melarang BPA dari produk bayi dan anak-anak.

Termasuk kaleng susu formula bayi, botol bayi, dan cangkir sippy.

Baca juga: Mengenal Apa Itu AWCorna, Vaksin Covid-19 Produksi dalam Negeri yang Diprioritaskan Penggunaannya

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved