Pilpres 2024
Anies Baswedan Belum Punya Tiket Maju Pilpres 2024: Begini Penjelasan Partai Demokrat
Jajak pendapat Poltracking Indonesia menunjukkan elektabilitas capres di Jakarta dan Banten dikuasai Anies Baswedan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/191222-anies19.jpg)
Prabowo Subianto 30,8 persen
Ganjar Pranowo 18,7 persen
Jawa Tengah
Ganjar Pranowo 71,4 persen
Prabowo Subianto 10,8 persen
Anies Baswedan 9,0 persen
Jawa Timur
Ganjar Pranowo 36,1 persen
Prabowo Subianto 25,5 persen
Anies Baswedan 19,6 persen
Isu pencapresan Anies pun diwarnai dengan analisis, publik butuh kepastikan dengan figur capres dari Partai Nasdem ini.
Partai Demokrat cukup memahami bila publik merasa bosan dengan narasi perubahan. Termasuk, bila ada pandangan yang menyebut kenaikan elektabilitas Anes Baswedan sebagai capres terjadi sesaat sebagai efek euforia pencalonan oleh Nasdem beberapa waktu lalu.
Menurut Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani, kedua hal itu mahfum terjadi lantaran narasi yang saat ini disampaikan Anies masih terbatas.
"Yang utama adalah karena tiket yang belum utuh dan belum deklarasinya Partai Demokrat dan PKS," ucap Kamhar kepada Kompas.com, Minggu (18/12/2022).
Diketahui, sejauh ini baru Nasdem yang sudah secara resmi mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai capres.