Pilpres 2024
Sekjen PDIP Beberkan Figur Capres, Puan Maharani Maju Pilpres 2024, Ganjar Pranowo?
Teka-teki siapa capres PDIP mulai ada titik terang. Nama Puan Maharani pun semakin menguat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/171222-puan-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Teka-teki siapa capres PDIP mulai ada titik terang. Nama Puan Maharani pun semakin menguat.
Sedikit bocoran, PDIP tak hanya melihat hasil survei, tetapi lebih kepada karakter, kinerja hingga kemampuan memimpin.
Syarat itu dapat diartikan lebih mengarah kepada Ketua DPR Puan Maharani. Putri Megawati Sorkarnoputri ini sudah matang di legislatif dan eksekutif.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, faktor elektabilitas bukan segalanya dalam menentukan sosok calon presiden yang akan diusung dalam Pemilu 2024.
Menurut Hasto, banyak faktor yang disyaratkan PDI-P untuk mengusung seseorang menjadi calon presiden, diantaranya terkait karakter, kinerja, rekam jejak, dan kemampuan pemimpin untuk menyatu dengan rakyat.
Hal ini ditegaskan Sekjen PDIP, saat diminta komentarnya terkait elektabilitas Ganjar Pranowo yang terus naik dalam sejumlah survei.
PDI-P hingga saat ini belum memutuskan calon presiden yang akan diusung dalam Pemilu 2024 mendatang, meski salah satu kadernya, Ganjar Pranowo, sudah banyak dideklarasikan oleh sejumlah relawan.
“Nanti Ibu Mega yang akan memutuskan siapa yang akan dicalonkan oleh PDI-P, “ kata Hasto.
Meski begitu, kapan pemilihan calon presiden dilakukan oleh Megawati masih belum ditentukan, Hasto pun belum menyebut tanggal pastinya.
Hasto menambahkan, saat ini PDI-P masih menunggu saat yang tepat untuk mendeklarasikan calon presidennya. Meski demikian, saat ini PDI-P terus menggerakkan kader partai untuk meraih dukungan dari rakyat.
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno memprediksi, banyak partai yang akan merapat ke PDIP jika partai banteng tersebut mengusung Ganjar sebagai capres pada Pilpres 2024.
Menurut dia, pencapresan Ganjar didukung oleh banyak pihak, termasuk sejumlah partai politik pendukung pemerintah.
"Nama Ganjar kan juga muncul, didukung partai-partai lain," kata Adi kepada Kompas.com, Jumat (16/12/2022).
Beberapa waktu lalu, nama Ganjar masuk dalam bursa capres Partai Nasdem.
Namun, pada akhirnya partai pimpinan Surya Paloh itu memilih mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.