Pilpres 2024

Isu Gerindra Gabung Koalisi Perubahan: Anies Capres, Prabowo Tak Maju Pilpres 2024

Konstelasi Pilpres cair dan dinamis. Muncul wacana Anies Baswedan tetap capres, sedangkan Prabowo Subianto tak maju Pilpres 2024.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Isu Gerindra Gabung Koalisi Perubahan: Anies Capres, Prabowo Tak Maju Pilpres 2024
Kolase TribunGorontalo.com
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Konstelasi Pilpres cair dan dinamis. Muncul wacana Anies Baswedan tetap capres, sedangkan Prabowo Subianto tak maju Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Konstelasi Pilpres 2024 cair dan dinamis. Muncul wacana Anies Baswedan tetap capres, sedangkan Prabowo Subianto tak maju Pilpres 2024.

Skenarionya Partai Gerindra gabung Koalisi Perubahan yang didukung Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadialan Sejahtera (PKS).

PKS beralaasan sejak Pilpres 2014 - 2019, PKS telah mendukung Prabowo dan Partai Gerindra, sekarang saatnya Gerindra mendukung PKS.

Koalisi Gerindra, Nasdem, Demokrat dan PKS sudah melampaui presidential threshold, ambang batas mencalonkan prediden - wakil presiden, yakni 20 persen kursi di parlemen (DPR RI).

Gerindra punya 78 kursi, Nasdem 59 kursi, Demokrat 54 kursi dan PKS 50 kursi. Total kursi jika nantinya berkoalisi, yakni 241 kursi atau 41,91 persen.

Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Effendi Choirie meminta Prabowo untuk mengajukan kadernya menjadi salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Hal itu disampaikannya jika Gerindra bergabung dengan Koalisi Perubahan yang tengah dibentuk Nasdem bersama Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kalau Gerindra gabung dengan Koalisi Perubahan, maka Pak PS (Prabowo Subianto) tidak nyalon lagi. Lalu Gimana? Bisa saja menyalonkan kadernya untuk jadi cawapres,” sebut Effendi pada Kompas.com, Senin (5/12/2022).

Pasalnya, Effendi mengatakan, Koalisi Perubahan telah sepakat untuk mengusung Anies sebagai capres.

Oleh karena itu, tak mungkin Gerindra yang bergabung belakangan mendorong Prabowo jadi capres dalam koalisi tersebut.

“Kalau Koalisi Perubahan berarti capresnya Mas Anies, bukan Pak PS (Prabowo Subianto),” ucapnya.

Ditanya soal kemungkinan Sandiaga Uno yang merupakan kader Partai Gerindra menjadi cawapres Anies Baswedan, Effendi tidak menjawab secara rinci.

Ia justru kembali menyampaikan bahwa salah satu dari tiga syarat cawapres yang disampaikan oleh Anies yaitu membantu kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Siapa pun, yang penting bisa mendongkrak suara untuk kemenangan,” katanya.

Akan tetapi, Effendi mengeklaim pihaknya bakal terbuka menerima partai politik (parpol) mana pun untuk menjadi mitra koalisi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved