Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-292: Pasukan Zelensky Serang Kota Melitopol yang Dikuasai Rusia
Kondisi terkini perang, Senin (12/12/2022): Pasukan militer Presiden Volodymyr Zelensy menyerang Kota Melitopol, Ukraina yang dikuasai Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Senin (12/12/2022) telah berlangsung selama 292 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah pasukan Kyiv menyerang barak di Kota Melitopol, Oblast Zaporizhzhia di tenggara Ukraina yang diduduki Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-290: Putin Tingkatkan Potensi Penyelesaian Guna Akhiri Invasi
Tetapi dalam perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson sekaligus.
Konflik antar dua negara bertetangga tersebut, sampai saat ini terus berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda untuk berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina dapat berlangsung hingga beberapa tahun.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-292 perang Rusia dengan Ukraina:
- Ukraina menyerang sebuah barak di Kota Melitopol yang diduduki Rusia selama akhir pekan, dengan beberapa sumber Kyiv mengklaim sejumlah korban di pihak Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-289: Putin Bersumpah Bakal Terus Serang Sistem Energi Listrik
Menurut para saksi, 10 ledakan terdengar, meskipun beberapa di antaranya mungkin berasal dari sistem antipesawat Rusia.
Pejabat Ukraina mengklaim puluhan orang Rusia tewas dan terluka sementara Rusia mengakui beberapa korban.
Serangan di kota tenggara, dilaporkan dengan roket Himars, adalah salah satu dari beberapa serangan di pangkalan Rusia.
Ledakan juga dilaporkan pada Minggu (11/12/2022) pagi waktu setempat di Krimea yang diduduki Rusia termasuk Sevastopol dan Simferopol.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-288: Putin Sebut Invasinya Bisa Menjadi Proses Jangka Panjang
- Kru darurat bekerja untuk meredakan kekurangan listrik di banyak bagian Ukraina setelah serangan Rusia.