Pemkab Pohuwato

Usai Studi Banding ke Bantaeng-Sulsel, Pemkab Pohuwato Berharap Dapat Pendampingan dari JICA

Sebab, ada gagasan dalam hasil studi banding itu yang sebetulnya telah berhasil dilakukan di kabupaten yang baru merayakan hari jadi Bantaeng ke-768

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Pemkab Pohuwato saat bertemu tim Japan International Cooperation Agency (JICA). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemkab Pohuwato berharap usai studi banding di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pihaknya mendapatkan pendampingan dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sebab, ada gagasan dalam hasil studi banding itu yang sebetulnya telah berhasil dilakukan di kabupaten yang baru merayakan hari jadi Bantaeng ke-768 itu. 

Pada kesempatan itu, Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga didampingi Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh, Kadis Pendidikan bertemu langsung dengan tim JICA yakni Expert JICA, Shintani Naoyuki dan Dwi J. Budiarto selaku Program Officer for Regional Development in Sulawesi Region. 

Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul Mbuinga berharap adanya pendampingan dari JICA untuk beberapa program yang nantinya akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato. 

“Ia, kami sangat tertarik dengan inovasi yang ada di bantaeng dan juga atas pendampingan dari tim JICA. Ini akan kami replikasikan di Pohuwato dengan butuh dukungan atau pendampingan dari JICA," harap bupati. 

Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul Mbuinga berharap adanya pendampingan dari JICA untuk beberapa program yang nantinya akan dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato.

“Ia, kami sangat tertarik dengan inovasi yang ada di bantaeng dan juga atas pendampingan dari tim JICA. Ini akan kami replikasikan di Pohuwato dengan butuh dukungan atau pendampingan dari JICA," harap bupati. 

Menurut Bupati Saipul, tindak lanjut dari pertemuan ini tentu akan kami bahas bersama dengan OPD terkait. Untuk itu, pendampingan dari JICA begitu diharapkan sehingga program ini bisa sukses terlaksana. 

Selanjutnya, untuk mempertajam hasil studi di bantaeng dilaksanakan pertemuan dengan tim JICA yang di lantai 3 Ruang Meeting Uvarossa, Hotel Myko, Makassar, Kamis, (08/12/2022).

Pada pertemuan itu OPD terkait berupa baperlitbang, dinas perindagkop dan UKM, dinas pendidikan, dinas pertanian dan dinas kesehatan memberikan pemaparan. 

Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh dikonfirmasi menjelaskan bahwa inti dari pertemuan ini tidak lain mengharapkan pendampingan dari JICA atas tindak lanjut hasil studi banding di Kabupaten Bantaeng. 

“Ada beberapa yang sudah disepakati pada pertemuan tersebut, antaranya setiap OPD dalam hal ini dinas pendidikan, dinas perindagkop dan UKM, dan dinas pertanian membuat gagasan kerangka pikir," jelas Irfan.

Langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan itu dituangkan dalam kerangka pikir, kemudian itu akan didiskusikan dengan para tenaga ahli yang nantinya akan dilibatkan oleh JICA

“Outputnya adalah kita bukan semata-mata mereplikasi, tetapi melalui kerangka pikir ini jelas apa yang akan kita capai," kata Irfan.  

Pertemuan itu juga membahas progres dari pelatihan kecamatan sehat. Pihaknya meminta dukungan untuk dalam kerangka monev dan evaluasi serta ujian kompetensi. 

“Karena nantinya dengan ujian ini tentu akan menambah legalitas dari fasilitator bahwa mereka betul-betul kompeten melaksanakan kegiatan pendampingan sebagaimana yang kita rumuskan.” tukasnya. Advertorial (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved