Arti Kata
Mengenal Apa Itu Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka Celine Dion, Simak Gejala dan Bahayanya
Penyanyi Celine Dion didiagnosis penyakit neurologis langka, Stiff Person Syndrome (SPS) apa itu? kenali juga gejala, penyebab, dan bahayanya.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Celine-dion.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Diva Internasional Celine Dion terpaksa membatalkan tur konser musiknya yang rencananya akan digelar selama musim semi 2023 di Eropa.
Hal ini menyusul kabar Celine Dion yang didiagnosis penyakit neurologis langka, Stiff Person Syndrome.
Apa Itu Stiff Person Syndrome?
Dilansir TribunGorontalo.com dari stiffperson.org, Stiff Person Syndrome (SPS) adalah penyakit saraf dengan fitur autoimun.
Baca juga: Mengenal Apa Itu AWCorna, Vaksin Covid-19 Produksi dalam Negeri yang Diprioritaskan Penggunaannya
Gejala dari Stiff Person Syndrome meliputi kejang otot, hiper-kaku, nyeri yang melemahkan, dan kecemasan kronis.
Kejang otot bisa sangat hebat sehingga sendi bisa terkilir dan bahkan patah tulang.
Stiff Person Syndrome dicap sebagai penyakit langka.
Namun lebih banyak orang yang terpengaruh daripada yang dilaporkan karena kesalahan diagnosis.
Dibutuhkan rata-rata 7 tahun untuk mengidentifikasi.
Baca juga: Apa Itu Etilen Glikol? Senyawa Kimia di Obat Sirup yang Diduga Sebabkan Gagal Ginjal Akut Anak
Ini sering disalahartikan sebagai Multiple Sclerosis, Parkinson, Fibromyalgia, Penyakit Psikosomatik, Kecemasan, Fobia, dan penyakit autoimun lainnya.
Pasien Stiff Person Syndrome dapat mengalami cacat, terduduk di kursi roda atau terbaring di tempat tidur, tidak dapat bekerja dan merawat diri mereka sendiri.
Dilansir TribunGorontalo.com dari People, Dr. Pavan Tankha, direktur medis pemulihan nyeri komprehensif untuk Institut Neurologi Klinik Cleveland memberi penjelasan tentang SPS.
Menurutnya, Stiff Person Syndrome merupakan penyakit saraf, yang hanya sekitar satu dari setiap satu juta orang yang telah didiagnosis.
Baca juga: Apa Itu Gagal Ginjal Akut? Penyakit yang Secara Misterius Serang Anak-anak di Indonesia
Kondisi ini merupakan penyakit saraf langka dan tak tersembuhkan yang memengaruhi sistem saraf pusat, khususnya otak dan sumsum tulang belakang.
Ini biasanya berkembang antara usia 30 dan 60 tahun, serta wanita dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan sindrom ini daripada pria.
Para ahli mengatakan penyebab SPS tidak diketahui, namun diyakini sebagai penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat.
Baca juga: Kemenkes Tetapkan KLB Polio Susul Kasus di Aceh, Apa Itu Polio? Kenali Gejala dan Bahayanya
Karena SPS tidak dapat disembuhkan, pengobatan ditujukan untuk mengatasi gejala dan meningkatkan mobilitas dan kenyamanan.
"Awalnya, ini adalah manajemen gejala dari rasa sakit dan nyeri dari otot yang kaku." kata Tankha kepada People.
"Namun, jika sudah lanjut dan kekakuannya konstan dan berlanjut, maka Anda berbicara tentang perawatan yang sedikit lebih agresif seperti IVIG, perawatan, dan plasmaferesis," sambungnya.
Baca juga: Apa Itu Fomepizole? Obat Penawar Gagal Ginjal Akut yang Bakal Dibagikan Pemerintah Gratis
Celine Dion Idap Penyakit Langka
Celine Dion mengungkapkan bahwa ia mengidap penyakit langka, Stiff Person Syndrome, melalui akun Instagram-nya pada Kamis (8/12/2022).
Dilansir TribunGorontalo.com dari People, melalui video emosional Instagram yang dibagikan, Celine Dion membeberkan tentang kondisi kesehatannya.
Baca juga: Mengenal Apa Itu IndoVac, Vaksin Covid-19 yang Dipakai Jokowi untuk Vaksinasi Booster Kedua
Dalam video penuh air mata yang di-posting ke akun Instagram-nya itu, Celine Dion mengatakan kondisi kesehatannya akan memaksanya untuk menunda dan membatalkan serangkaian jadwal konser yang akan datang.
Celine Dion menuturkan bahwa ia telah mencoba menerima kenyataan tentang kondisi kesehatannya ini sejak waktu yang lama.
"Saya sudah lama berurusan dengan masalah kesehatan saya, dan sangat sulit bagi saya untuk menghadapi tantangan ini dan membicarakan semua yang telah saya alami." kata Celine Dion dalam video Instagram-nya @celinedion.
Baca juga: Apa Itu Omicron XBB? Subvarian Baru Covid-19 yang Sudah Masuk ke Indonesia, Disertai Gejala Pasien
Hingga kemudian Celine Dion menerangkan tentang penyakit langka yang diidapnya.
"Baru-baru ini, saya didiagnosis dengan kondisi neurologis yang sangat langka yang disebut sindrom orang kaku (Stiff Person Syndrome/SPS), yang memengaruhi sekitar satu dari sejuta orang," jelasnya.
"Sementara kita masih belajar tentang kondisi langka ini, kita sekarang tahu bahwa inilah yang menyebabkan semua kejang yang saya alami." lanjutnya.
Kondisi tersebut, menurut Stiff Person Syndrome Foundation, memengaruhi sistem saraf pusat, khususnya otak dan sumsum tulang belakang.
Baca juga: IDI Meminta Dokter Gorontalo Mewaspadai Gejala Cacar Monyet pada Pasien
"Sayangnya, kejang ini memengaruhi setiap aspek kehidupan saya sehari-hari," lanjut Celine Dion sembari berkaca-kaca.
"Terkadang menyebabkan kesulitan saat saya berjalan dan tidak mengizinkan saya menggunakan pita suara untuk bernyanyi seperti biasanya." imbuhnya.
Karena kondisinya, pertunjukan Musim Semi 2023 Celine Dion telah dijadwalkan ulang hingga 2024.
Baca juga: Apa Itu Telemedisin? Layanan dari Kemenkes untuk Pasien Covid-19 yang Isoman
Sedangkan, 8 pertunjukan musim panas 2023, yang sebelumnya dijadwalkan dari 31 Mei hingga 17 Juli 2023, telah dibatalkan sama sekali.
"Sungguh menyakitkan bagi saya untuk memberi tahu Anda bahwa saya tidak akan siap untuk memulai kembali tur saya di Eropa pada bulan Februari.” ungkap Celine Dion.
"Saya bekerja keras dengan terapis kedokteran olahraga saya setiap hari untuk membangun kembali kekuatan dan kemampuan saya untuk tampil lagi," imbuhnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)