Arti Kata
Gempa Cianjur Bermagnitudo 5,6 Telan 268 Jiwa, Apa Itu Magnitudo dan Bedanya dengan Skala Richter?
Gempa bumi Cianjur bermagnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) menewaskan 268 orang, apa itu Magnitudo? Apa bedanya dengan Skala Richter?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gempa-Cianjur_2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) pada Senin (21/11/2022) terus bertambah.
Kini gempa bermagnitudo 5,6 itu telah menelan korban jiwa sebanyak lebih dari 260 orang.
Adapun dalam kabar tentang kekuatan gempa bumi, pasti kerap kali Anda mendengar kata Magnitudo ataupun skala richter.
Apa Itu Magnitudo?
Dilansir TribunGorontalo.com dari wikipedia, Magnitudo adalah perkiraan relatif "ukuran" atau kekuatan gempa bumi, dan dengan demikian berpotensi menyebabkan goncangan tanah.
Baca juga: Media Asing Ikut Soroti Gempa Bumi Cianjur, Sebut Indonesia Rawan Gempa
Ini "kira-kira terkait dengan energi seismik yang dilepaskan."
Skala magnitudo skala seismik digunakan untuk menggambarkan keseluruhan kekuatan atau ukuran gempa bumi.
Magnitudo dibedakan dari skala intensitas seismik yang mengkategorikan intensitas atau tingkat keparahan goncangan tanah (gempa) yang disebabkan oleh gempa bumi di lokasi tertentu.
Magnitudo biasanya ditentukan dari pengukuran gelombang seismik gempa yang terekam di seismogram.
Baca juga: Gempa Cianjur, BNPB: 268 Orang Meninggal, 151 Orang Hilang
Skala Magnitudo bervariasi pada aspek gelombang seismik apa yang diukur dan bagaimana cara mengukurnya.
Skala magnitudo yang berbeda diperlukan karena perbedaan gempa bumi, informasi yang tersedia, dan tujuan penggunaan Magnitudo.
Skala Besaran
Berbagai skala magnitudo mewakili cara yang berbeda untuk menurunkan magnitudo dari informasi yang tersedia.
Semua skala magnitudo mempertahankan skala logaritmik seperti yang dirancang oleh Charles Richter, dan disesuaikan sehingga rentang menengah kira-kira berkorelasi dengan skala "Richter" asli.
Baca juga: VIDEO: BMKG Jelaskan Soal Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat
Sebagian besar skala magnitudo didasarkan pada pengukuran hanya sebagian rangkaian gelombang seismik gempa bumi, dan karena itu tidak lengkap.