Media Asing Ikut Soroti Gempa Bumi Cianjur, Sebut Indonesia Rawan Gempa

Sejumlah media asing turut memberitakan kabar gempa bumi Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) yang menewaskan hingga 162 orang.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
zoom-inlihat foto Media Asing Ikut Soroti Gempa Bumi Cianjur, Sebut Indonesia Rawan Gempa
BPMI Setpres/Laily Rachev via Sekretariat Kabinet RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Media asing juga menyoroti bencana alam gempa Cianjur yang menewaskan hingga 162 orang ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air.

Bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) kemarin, telah menelan setidaknya 162 korban jiwa dan melukai ratusan warga lainnya.

Tak hanya ramai diberitakan di Indonesia, kabar gempa bumi Cianjur bermagnitudo 5,6 ini turut disorot sejumlah media asing salah satunya outlet berita milik Inggris, The Guardian.

Dalam pemberitaan tentang gempa Cianjur ini, The Guardian juga menilik kilas balik riwayat bencana gempa yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Baca juga: VIDEO: BMKG Jelaskan Soal Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut isi pemberitaan media asing dari Inggris itu tentang gempa Cianjur:

"Petugas penyelamat Indonesia berlomba untuk menjangkau orang-orang yang masih terperangkap di reruntuhan satu hari setelah gempa bumi melanda pulau utama Jawa, menewaskan hingga 162 orang, banyak dari mereka anak-anak, dan melukai ratusan lainnya.

Gempa Senin sore, berpusat di wilayah Cianjur provinsi Jawa Barat, melanda pada kedalaman 6,2 mil (10 km), memicu tanah longsor dan merusak bangunan, termasuk ribuan rumah.

Jumlah orang yang tewas masih tidak jelas.

Media asing, The Guardian turut soroti gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) yang tewaskan lebih dari 160 orang.
Media asing, The Guardian turut soroti gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) yang tewaskan lebih dari 160 orang. (Tangkapan Layar The Guardian)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah korban tewas saat ini mencapai 103 orang, dengan 31 orang hilang.

Sebelumnya, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, mengatakan 162 orang tewas.

“Mayoritas yang meninggal adalah anak-anak,” ujarnya seraya menambahkan, banyak di antara mereka adalah para pelajar yang sedang mengikuti les tambahan.

“Begitu banyak insiden terjadi di beberapa sekolah Islam.”

Pihak berwenang beroperasi "dengan asumsi bahwa jumlah yang terluka dan (meninggal) akan meningkat seiring waktu", katanya.

Data sementara yang dirilis pihak berwenang, dan dikutip Save the Children, menyebutkan ada sekitar 51 tempat pendidikan yang terdampak, meliputi 30 SD, 12 SMP, satu SMA, lima SMK, dan satu SLB.

Di rumah sakit setempat, yang kewalahan dengan jumlah pasien, yang terluka terbaring di lantai di atas kasur dan selimut, atau di bawah tenda darurat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved