Tips Kesehatan
4 Ragam Obat Sakit Gigi dan Gusi Rumahan yang Bisa Membantu Redakan Rasa Nyeri pada Gigi
Berikut 4 jenis obat sakit gigi dan gusi rumahan sederhana yang dapat dicoba untuk membantu meredakan rasa sakit atau nyeri pada bagian gigi.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-sakit-gigi_1.jpg)
Perawatan topikal seperti gel mati rasa dapat dioleskan langsung ke gusi Anda.
Baca juga: Kenali 5 Jenis Obat Sakit Gigi Rumahan yang Patut Dicoba sebelum Pergi ke Dokter Gigi
3. Kompres Dingin
Kompres dingin akan membantu meredakan nyeri gusi lebih baik daripada kompres panas.
Jangan pernah mengompres langsung ke gusi Anda, letakkan di wajah Anda sebagai gantinya.
Baca juga: Simak 7 Obat Sakit Gigi Rumahan dari Bahan Alami yang Bantu Redakan Rasa Sakit Gigi
4. Minyak Cengkih
Minyak cengkih dapat meredakan nyeri gusi dan membantu mencegah penyakit gusi.
Cengkih mengandung senyawa yang disebut eugenol.
Eugenol sendiri merupakan anestesi alami serta memiliki sifat antibakteri dan antiradang.
Oleskan beberapa tetes minyak cengkih ke bola kapas dan usapkan dengan lembut ke bagian gusi yang sakit.
Gunakan minyak cengkih secukupnya, terlalu banyak justru dapat mengiritasi gusi dan menyebabkan masalah lain, serta jangan gunakan pada anak-anak.
Baca juga: 6 Macam Obat Sakit Gigi Herbal yang Patut Dicoba di Rumah: Cengkih, Jahe, hingga Teh Chamomile
Pencegahan
- Menyikat gigi secara menyeluruh dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
- Flossing setiap hari
- Kunjungi dokter gigi Anda setiap enam bulan untuk pembersihan
- Menghindari tembakau dan membatasi konsumsi alkohol
Baca juga: Kenali 9 Jenis Obat Sakit Gigi Rumahan dari Bahan Alami untuk Bantu Atasi Gigi Sensitif
Jika Anda mengalami sakit gusi, gusi berdarah atau bengkak, atau merasa tidak nyaman saat makan, sebaiknya segera pergi dokter gigi.
Konsultasikan dokter gigi tentang obat apa pun yang Anda minum atau kondisi kesehatan kronis yang dimiliki, seperti diabetes, karena faktor-faktor ini dapat memengaruhi kesehatan mulut.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)