Beby Banteng: FORHATI Sebagai Wadah untuk Berbakti

Setidaknya begitu kata Beby Banteng. Alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) mengungkapkan, FORHATI

TribunGorontalo.com
Beby Banteng. Alumnus Universitas Gajah Mada (UGM). 

Dalam perspektif Beby Sintia Dewi Banteng, FORHATI ke depan dapat dirancang dan didesain sebagai wadah kaum intelektual perempuan yang tercerahkan. 

Sebagaimana ungkapan Ali Syariati, bahwa Intelektual yang tercerahkan adalah mereka yang mau melibatkan diri untuk melakukan perubahan-perubahan konstruktif di tengah masyarakat. 

Yang jelas menurut sosok perempuan muda, akademisi dan aktivis ini, FORHATI merupakan organisasi yang menjadi wadah yang tepat bagi kaum perempuan terdidik, kaum perempuan intelektual untuk mengukuhkan eksistensi “kemanusiaannya”, yakni memilih jalan pengabdian untuk memanusiakan manusia. 

Apalagi dalam konteks kekinian, kaum perempuan di Indonesia, masih membutuhkan keberpihakan dari kaum “Rausyanfikr” atau intelektual yang tercerahkan.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved