Selasa, 3 Maret 2026

Pilpres 2024

Proposal Food Estate Prabowo di G20, Pengamat: Untuk Pilpres 2024

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengajukan proposal food estate dunia dinilai untuk kepentingan Pilpres 2024.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Proposal Food Estate Prabowo di G20, Pengamat: Untuk Pilpres 2024
Kolase TribunGorontalo.com
Prabowo Subianto saat pidato di B20, side event KTT G20 Bali, (insert) Presiden AS Joe Biden. Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengajukan proposal food estate dunia dinilai untuk kepentingan Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengajukan proposal food estate dunia dinilai untuk kepentingan Pilpres 2024.

Saat pidato di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Prabowo menyinggung soal krisis pangan global.

Sekira 8 miliar penduduk dunia hadapi masalah ketersediaan pangan.

Prabowo menawarkan sumber pangan alternatif seperti singkong untuk mengatasi kebutuhan biji-bijian (gandung) yang terhalang akibat perang Rusia dan Ukraina.

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, proposal food estate dalam dimaklumi sebagai bagian dari cita-cita Prabowo menjadi presiden.

"Proposal itu pernah dia sampaikan saat kampanye Pilpres 2019. Tapi perlu diingat sudah banyak yang berubah," kata Gerung saat berbincang dengan Hersubeno Arief dari FNN yang ditayang kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu 16 November 2022.

Kata Rocky, Prabowo perlu melihat konflik agraria yang paling banyak terjadi di area proyek food estate.

"Misalnya di Kalimantan, terjadi penebangan kayu, proyeknya tidak jalan. Itu juga sempat diprotes Greenpeace," ujarnya.

Saat pidato di KTT G20, Menhan Prabowo mengingatkan para pemimpin dunia bahwa tujuan paling penting saat ini adalah ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di dunia.

“Tugas kita menyediakan pangan bagi 8 miliar orang di dunia. Namun, tantangannya adalah ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan,” ungkapnya pada acara Global Food Security Forum di Bali, Minggu (13/11/2022).

Dia mengajak pemimpin dunia bersatu dalam mengatasi krisis global yang tengah terjadi, salah satunya adalah masalah pangan.

Pasalnya, kelaparan akut saat ini tengah melanda berbagai negara yang salah satunya diakibatkan konflik antarnegara.

“Memecahkan kerawanan pangan, ya, soal bibit, soal teknologi. Soal ini itu. Tetapi, yang lebih penting adalah kesatuan, kekompakan, kemampuan antarelite nasional dan internasional untuk bekerja sama," ujar Prabowo.

“Apakah kita ingin menyelesaikan konflik atau tidak? Jika kita tidak menyelesaikan konflik, kita memasuki wilayah yang sangat berbahaya dan zona waktu yang berbahaya,” tambah Prabowo, dikutip dari kemhan.go.id, Minggu (13/11/2022).

Prabowo menjelaskan, tantangan yang dihadapi dunia saat ini adalah hanya ada beberapa negara yang memiliki kecukupan pasokan protein dan kalori.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved