Minggu, 8 Maret 2026

Pilpres 2024

Politik Jelang Pilpres 2024, Pengamat: Sudah Benar PDIP Pilih Puan Maharani, Ini Alasannya

Nama Puan Maharani menguat sebagai kandidat capres untuk bertarung pada Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Politik Jelang Pilpres 2024, Pengamat: Sudah Benar PDIP Pilih Puan Maharani, Ini Alasannya
Kolase TribunGorontalo.com
Megawati dan Puan Maharani yang menerima penghargaan di Korsel. Nama Puan Maharani menguat sebagai kandidat capres untuk bertarung pada Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Nama Puan Maharani menguat sebagai kandidat capres untuk bertarung pada Pilpres 2024.

PDIP dinilai sudah berada di 'jalan yang benar' menjagokan Ketua DPR RI.

Fenomena politik PDIP ini sekaligus sinyal kuat Puan Maharani sebagai penerus pemikiran Soekarno di masa mendatang.

"Saya kita PDIP sudah benar memilih Puan sebagai kader utama," kata pengamat politik Rocky Gerung saat diwawancarai Hersubeno Arief dari FNN yang ditayang kanal YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (8/11/2022).

Menurut mantan dosen filsafat Universitas Indonesia ini, hanya Puan lebih cocok meneruskan pemikiran Soekarno dibandingkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Puan dan Ganjar sedang bersaing memperebutkan tiket capres dari PDIP. Kata Rocky, Puan secara jelas dan konsiten mengamalkan nilai-nilai ajaran Soekarno.

"Sebetulnya ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) sedang gembira (Puan dapat menghargaan). Puan kalahkan mas Ganjar (Ganjar Pranowo)," ujarnya.

Lanjut Rocky, soal internal PDIP, Puan sudaj fix sebagai kader paling utama. Dia sebagai pewaris resmi dari ideologi Bung Karno.

Dalam hitungan PDIP hanya Puan yang di-endorse, supaya partai tumbuh dengan konsisten. Soekarnoisme itu harus diajukan sebagai dasar membangun partai.

"Bahwa ada perkembangan baru dalam kehidupan, saya kira itu kontekstual. Partai itu (PDIP) kan hidup matinya soal Soekarnoisme," kata Gerung.

Lanjut dia, kalau Ganjar dimasukan di situ (figur utama PDIP) pasti tidak bertambah apa-apa. Bahkan berpotensi partai diambil alih mereka yang bukan berbasis pemikiran Soekarnoisme.

Pembahasan sosok Puan diangkat host Hersubeno setelah putri Megawati itu menerima panghargaan doktor honoris causa dari universitas di Korea Selatan.

Megawati sempat menantang Puan yang sudah meraih 2 doktor penghargaan. Presiden ke-5 RI ini sudah menyabet 9 doktor dan 2 profesor pengharagaan.

Kakek Puan, Soerkarno yang juga Presiden RI pertama bahkan telah meraih 26 doktor penghargaan semasa hidupnya.

Layak Maju Pilpres

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved