Pilpres 2024
Pilpres 2024: Puan Maharani Potensi Mendulang 50,05 Persen Suara Perempuan
Perempuan bersatu, Pilpres 2024 selesai! Jumlah perempuan Indonesia melebihi laki-laki sesuai data DPT Pemilu 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/061122-Puan-emak.jpg)
Dalam kegiatan tersebut, Relawan Puan turut menyatakan dukungan kepada Ketua DPR RI itu untuk maju sebagai calon presiden di tahun 2024 mendatang.
Koordinator Acara, Tri Sumarni mengatakan kegiatan Senam Asik Bersama Relawan Puan bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat, serta mengukuhkan dukungan kepada Puan Maharani.
"Dengan senam, badan menjadi sehat dan bugar, siap kawal dan dukung Puan Maharani jadi presiden tahun 2024," ucap seorang peserta senam.
Selain kegiatan senam, Relawan Puan juga mengadakan kegiatan sosial yang bertajuk 'Relawan Puan Peduli Masyarakat', dalam kegiatan tersebut Relawan Puan memberikan bantuan paket sembako untuk 165 keluarga tidak mampu di Desa Margaluyu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Setiap minggunya kelompok Relawan Puan dengan senantiasa memberikan bantuan sosial kepada masyarakat untuk meringankan kebutuhan sehari-hari.
"Bisa dilihat dari dukungan masyarakat terhadap Puan Maharani memang besar, kita berharap dengan kegiatan yang dilakukan ini memberikan impact yang besar terhadap pemilih Ibu Puan, dan kami yakin Ibu Puan merupakan pemimpin yang tepat," tutur Tri Sumarni.
Tak Sekadar Elektabilitas
Puan Maharani lebih berpeluang ketimbang Ganjar Pranowo diusung sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
PDIP punya banyak pertimbangan.
Tak hanya sekadar elektabilitas figur untuk Pilpres 2024, melainkan peluang memenangkan pemilu.
Kemudian suksesi di internal PDIP supaya bisa berkesinambungan ke depan. Artinya PDIP tetap eksistensi.
Selain itu, Puan Maharani lebih didukung struktur partai (PDIP) ketimbang Ganjar Pranowo.
Menurut pengamat politik dan komunikasi publik Hendri Satrio, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya banyak pertimbangan memutuskan siapa capres dari PDIP.
Kata pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia atau Lembaga Survei KedaiKOPI ini, figur capres yang dipikirkan Megawati tak sekadar unggul elektabilitasnya.
"Yang dipertimbangkan Megawati bukan cuma angka (survei) saat ini, tapi juga suksesi di PDIP. Kemudian bagaimana perhitungan untuk kemenengan partai," ujar Hansat, sapaan akrabnya, kepada
TribunGorontalo.com, Rabu 12 Oktober 2022.
Kata Hensat, kemenangan partai itu artinya berkesinambungan ke depan. "Jadi hitungannya tidak cuma angka elektabilitas saja," ujarnya.
"Makanya sangat mungkin Puan Maharani dicalonkan sebagai presiden karena memang
struktur partai itu lebih mendukung Puan sebagai darahnya Soekarno ketimbang
Ganjar Pranowo," kata Dosen Komunikasi Publik di Universitas Paramadina Jakarta ini.
(*)