Liga Champions
Meski Bangga AC Milan Lolos 16 Besar Liga Champions, Paolo Maldini Masih Minder soal Hal Ini
Direktur Teknik AC Milan Paolo Maldini bangga timnya lolos 16 besar Liga Champions dan yakin Rossoneri jadi kuda hitam meski minder di segi ekonomi.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/maldini-ac-milan-3-nov-2022.jpg)
Untuk diketahui bahwa ini adalah pertama kalinya AC Milan mencapai sistem gugur Liga Champions sejak 2013-2014.
Baca juga: Terkabulkan, Stefano Pioli Tanda Tangani Perpanjangan Kontrak di AC Milan, Gaji Ikut Naik
“Kami senang, tim ini masih muda, tetapi semakin matang. Mungkin dua tahun lalu kami akan lebih merayakan hasil ini, tetapi saya pikir itu pertanda yang sangat bagus tentang bagaimana ambisi kami telah berubah.” tutur Maldini.
Kualifikasi tiba hanya beberapa hari setelah AC Milan mengumumkan bahwa mereka telah memperpanjang kontrak Pelatih tim Rossoneri, Stefano Pioli.
Sebelumnya, pada 31 Oktober 2022 lali, AC Milan mengumumkan bahwa Pioli telah menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2025 dengan Rossoneri.
Perpanjangan ini dirasa perlu dilakukan karena kontrak awal Pioli dengan AC Milan tahun 2019 lalu, akan berakhir pada musim ini.
Maldini juga menyebut bahwa kekalahan AC Milan dari Torino di Serie A Liga Italia awal pekan ini tak berpengaruh buruk dalam pertandingan Liga Champions Kamis dini hari tadi.
Baca juga: Serie A: Torino Bekuk AC Milan 2-1, Rekor Rossoneri Tak Kalah Tandang Hampir Setahun Dipatahkan
“Pelatih tidak pernah ragu, kekalahan dari Torino tidak berpengaruh dan juga tidak akan menjadi hasil yang buruk malam ini. Kami masih akan memperpanjang kontraknya hingga 2025." ungkap Maldini.
“Saya haus akan kesuksesan dan saya senang melihat sikap yang sama di tim dan di seluruh klub. Memenangkan Scudetto adalah bukti bahwa semua orang memberikan ekstra 0,5 persen untuk mengatasi Inter. Itu bisa terjadi lagi di Liga Champions. Ketika kami melewatkan sesuatu yang ekstra, saat itulah akan menjadi sulit.” sambungnya.
Adapun AC Milan berada di belakang Real Madrid klub paling sukses dalam sejarah Liga Champions, jadi Maldini memperingatkan mereka ingin kembali ke sana.
"Ini hanyalah permulaan. Kita tidak boleh melupakan apa yang diwakili klub ini dalam sejarah sepak bola. Kami tidak bisa puas dengan apa yang kami capai.” tegas Maldini.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)