Sabtu, 7 Maret 2026

Pilpres 2024

Ganjar - Ridwan Kamil Menguat di Pilpres 2024, Megawati - Jokowi Intens Bahas Capres - Cawapres PDIP

Sinyal duet Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil sedang ramai di publik menghadapi Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Ganjar - Ridwan Kamil Menguat di Pilpres 2024, Megawati - Jokowi Intens Bahas Capres - Cawapres PDIP
Kolase TribunGorontalo.com
Megawati, Jokowi, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Sinyal duet Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil sedang ramai di publik menghadapi Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Sinyal duet Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil sedang ramai di publik menghadapi Pilpres 2024.

PDIP pun menanggapi wacana publik itu. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo akan lebih intens membahas perkembangan pencapresan.

Megawati dan Jokowi disebut sebagai 'king maker' pencapresan selain Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Di internal PDIP ada dua nama yang menguat, yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

Ganjar juga masuk bursa capres Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang didukung Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, momentum pengumuman capres dari partainya akan diawali dengan pertemuan antara Megawati dan Jokowi.

Tak hanya itu, pertemuan juga akan dihadiri ketua umum partai politik yang akan berkoalisi dengan PDP.

"Nanti juga sama, akan ada pertemuan-pertemuan yang intens antara Ibu Mega, Pak Jokowi, kemudian pertemuan dengan para ketua umum yang akan bersama-sama membangun kerja sama," kata Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (30/10/2022).

Namun demikian, Hasto menegaskan bahwa momentum pertemuan itu akan dilakukan setelah berbagai persoalan bangsa dapat diatasi.

Terlebih, lanjut Hasto, Jokowi dan Megawati kerap menyampaikan dalam beberapa kali kesempatan bahwa pada 2023, bangsa Indonesia akan menghadapi tantangan ekonomi yang besar. 

Selain itu, dengan adanya perang antara Rusia dan Ukraina, dan terjadinya krisis pupuk, pangan serta energi di sejumlah negara, juga dapat berdampak kepada keamanan global.

"Dengan menguatnya Presiden Xi Jinping maka persoalan Taiwan yang sebelumnya secara gencar AS membekap penuh Taiwan ini juga akan menimbulkan persolan-persoalan geopolitik, sehingga situasi eksternal global itu sangat volatil dan kemudian penuh ancaman yang makin destruktif yang mengganggu kemanan global," papar Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menambahkan, di dalam negeri saat ini juga memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya terkait mengatasi berbagai tekanan dan persiapan menggelar G20 dan kepemimpinan Indonesia di ASEAN.

Oleh karenanya, PDIP saat ini masih fokus kepada persoalan bangsa dan negara daripada pencapresan.

"Hal-hal itu yang harus kita lakukan dulu supaya energi bangsa ini betul-betul terkonsentrasi pada tugas kita yang telah dipercaya dunia internasional untuk menjadi pemimpin G20, itu yang seharusnya jadi fokus kita," tegas Hasto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved