Sabtu, 7 Maret 2026

Pilpres 2024

PDIP Melunak soal Deklarasi Capres: Kode Megawati Pilih Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024?

Makin deras arus dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju kompetisi Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto PDIP Melunak soal Deklarasi Capres: Kode Megawati Pilih Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024?
Kolase TribunGorontalo.com
Hasto Kristiyanto dan Ganjar Pranowo. Makin deras arus dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju kompetisi Pilpres 2024. 

Peneliti Litbang Kompas menyatakan dukungan suara generasi milenial dan generasi Z akan menjadi faktor penting dalam kemenangan pada Pemilu 2024.

Dari hasil analisis yang dipublikasikan 5 Juli 2022, jumlah pemilih dari generasi Z dan milenial diperkirakan bakal mendominasi Pilpres 2024.

Jumlah pemilih pada Pemilu 2024 diperkirakan sedikit di atas 200 juta orang atau meningkat normal sekitar 5 persen dari total pemilih 2019 sebanyak 190,770 juta orang.

Dari data tersebut, jumlah pemilih dari generasi Y dan Z pada Pemilu 2019 berkisar 103 juta orang yang merupakan 54 persen total pemilih. 

Hal itu dengan asumsi generasi milenial adalah mereka yang lahir pada tahun 1981 hingga 1996. Adapun mereka yang lahir setelah tahun 1996 disebut generasi Z.

Sementara itu, dalam Pemilu 2024 diperkirakan, pemilih dari kalangan gen Z dan milenial sedikit naik menjadi 58 persen pemilih atau menjadi sekitar 116 juta orang. 

Angka tersebut adalah perkiraan tidak resmi karena saat ini KPU masih menjalankan proses pendataan pemilih pemilu 2024 secara berkelanjutan.

Generasi Z pada Pemilu 2024 akan berusia 17 hingga 27 tahun, sedangkan generasi milenial di rentang usia 28 sampai 43 tahun. 

Kaum Z merupakan pekerja awal dan keluarga muda, sedangkan generasi milenial biasanya sudah lebih mapan dalam pekerjaan ataupun rumah tangga.

Pengamat menilai dengan memahami pandangan dan pilihan politik dua generasi ini kemenangan dalam pemilu akan diperoleh.

Pasalnya, jumlah komposisi suara gabungan generasi milenial dan Z tersebut lebih besar ketimbang gabungan generasi X dan baby boomer.
Inilah yang menjadikan kelompok milenial dan generasi Z menjadi incaran para politikus dan partai politik.

Namun, itu hanya merupakan pendekatan klasifikasi jumlah semata dengan kondisi lainnya tidak berubah, seperti pilihan politik dan narasi isu.

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya tak bisa menyalahkan adanya rencana deklarasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) oleh relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) pada Jumat (28/10/2022) di Tawangmangu, Jawa Tengah.

Pasalnya, Hasto mengatakan, pihaknya hanya bisa mendisiplinkan setiap anggota dan kader partai. Sementara, GP Mania bukan bagian dari anggota dan kader PDI-P.

"Banyak pihak yang dengan kepentingannya masing-masing, mencoba mendinamisasikan jagat politik dengan dukung mendukung dan deklarasi dini. Dalam budaya demokrasi hal-hal seperti itu sah saja," kata Hasto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/10/2022).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved