Pilpres 2024
Pemilih Nasdem 'Lari' ke Ganjar dan Prabowo: Begini Hasil Survei Pilpres 2024 Litbang Kompas
Elite Nasdem perlu kerja keras sosialisasi capres Anies Baswedan. Survei terbaru, pemilih Nasdem lebih banyak memilih Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/251022-ganjar-anies.jpg)
Selain Ganjar, pemilih Partai Nasdem juga lebih banyak memilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Nama Prabowo berada di urutan kedua dengan elektabilitas 17,3 persen.
“Tiga nama, baik Ganjar, Prabowo, maupun Anies, memang sebangun dengan pilihan publik secara umum terhadap bursa calon presiden,” ujar Yohan Wahyu.
Nasdem dan Anies Belum Memiliki Relasi Kuat
Yohan Wahyu menilai Partai Nasdem dan Anies Baswedan belum memiliki relasi yang cukup kuat. Hal itu nampak dari dua faktor yang ditunjukan.
Pertama, responden pemilih Partai Nasdem justru lebih banyak memilih Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai capres.
Sedangkan Anies justru menjadi capres di urutan ketiga yang dipilih responden pemilih partai besutan Surya Paloh itu dengan elektabilitas 15,4 persen.
“Ganjar dengan tingkat keterpilihan 26,9 persen, dan Prabowo dengan angka 17,3 persen,” ujar Yohan dikutip dari Harian Kompas, Selasa (25/10/2022).
Faktor kedua, menurutnya, responden pemilih Anies paling banyak justru dari pemilih Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Pemilih Partai Nasdem justru berada di urutan ketujuh. “Porsi responden pemilih Partai Nasdem hanya menyumbang 4 persen dari pemilih Anies,” ujarnya.
Terakhir, Yohan mengatakan bahwa keputusan pengusungan Anies sebagai capres masih membawa sejumlah tantangan pada Partai Nasdem.
Menurutnya, keduanya perlu mencari jalan keluar untuk bisa turut serta dalam perebutan kursi RI-1.
Sebab, Partai Nasdem tidak mencukupi ambang batas pencalonan presiden yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilu.
Ketentuannya, partai politik (parpol) atau gabungan parpol bisa mengusung capres-cawapresnya jika memenuhi 20 persen kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu sebelumnya.
“Bagaimana merealisasikan deklarasi ini dengan memastikan ‘setengah’ tiket sisanya untuk memastikan Anies nanti berlaga dalam Pemilihan Presiden 2024,” ujarnya.