Pilpres 2024
Update Isu Pilpres 2024: Terancam Lengser dari PDIP, Ganjar: Capres Urusan Bu Mega
Di tengah sorotan publik, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melunak soal maju Pilpres 2024.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Di tengah sorotan publik, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melunak soal maju Pilpres 2024.
Ganjar menegaskan dia sebagai kader PDIP akan patuh aturan partai. Untuk penentuan capres di Pilpres 2024, keputusan ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Belakangan Ganjar terancam sanksi partai menyusul pernyataannya siap menjadi capres pada Pilpres 2024.
"Capres opo? Wong aku ki PDI Perjuangan. Gon PDI Perjuangan capres kui urusane Bu Mega (Capres apa? Aku ini PDI Perjuangan. Di PDI Perjuangan capres itu urusannya Bu Mega)," kata Ganjar, Kamis (20/10/2022), di sela pembukaan Kabupaten Semarang Expo di Lapangan Panglima Besar Sudirman Ambarawa.
Dia mengatakan, semua kader PDI Perjuangan sudah mengetahui bahwa keputusan mengenai pencapresan adalah hak Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Kabeh wis reti, kui urusane Bu Mega. Wis keputusan kongres (Semua sudah tahu, urusan capres adalah urusan Bu Mega, sudah keputusan kongres)," kata Ganjar.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kesanggupannya jika diusung PDI-P sebagai capres.
"Ketika partai kemudian sudah membahas secara keseluruhan dan dia akan mencari anak-anak bangsa yang menurut mereka terbaik, menurut saya, semua orang mesti siap akan hal itu," kata Ganjar, dikutip dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Ganjar Mau Maju Pilpres 2024, PDIP Gorontalo: Terserah Ibu Mega
Pernyataan kesiapan maju capres ini merupakan yang pertama keluar dari mulut Ganjar setelah sekian lama enggan memberi tanggapan.
Jangan Abaikan Suara Rakyat
Gubernur Jawa Tengah menyatakan kesanggupannya menjadi calon presiden (capres). Menurut Ganjar, dia tetap menghormati PDI-P sebagai partai politik penaungnya.
Namun, ia juga berpandangan bahwa partai harus mempertimbangkan hasil survei yang menurutnya cerminan suara rakyat.
"Terkait dengan realita yang ada di survei dan kemudian semua orang perbincangkan. Kan suara rakyat juga tidak boleh diabaikan," kata Ganjar dikutip tayangan YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022).
Ganjar mengatakan, di sisi lain, dia juga menunggu langkah konsolidasi PDI-P untuk membangun kerja sama politik pada Pemilu 2024.
Adapun PDI-P hingga kini belum memutuskan siapa partai politik yang bakal bekerja sama dengannya. Namun, Ganjar mengingatkan bahwa PDI-P bisa mengusung calon sendiri karena menjadi partai pemenang Pemilu 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/201022-ganjar-20.jpg)