Pilpres 2024
Ganjar Pranowo - Airlangga Menguat Capres - Cawapres KIB untuk Pilpres 2024, Ini Analisis Pengamat
Koalisi Indonesia Bersatu berpeluang mengusung Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/191022-Ganjar-Airlangga.jpg)
Kendati demikian, Airlangga tak mengungkapkan sosok capres maupun cawapres yang bakal diusung KIB.
Tentukan Capres - Cawapres Lewat Mufakat
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan menggunakan mekanisme musyawarah dalam menentukan nama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
"Saya melihatnya akan menggunakan cara-cara musyawarah mufakat, saling pengertian, saling membangun kesetaraan," kata Ujang kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).
Ujang mengungkapkan kesepakatan dalam koalisi tersebut bahwa semua hal akan diketahui, dibahas, dan dilakukan bersama.
Baca juga: Teka Teki Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024, Ini Tanggapan Kader Nasdem Gorontalo
"Kan mereka sudah sepakat di awal ketika menandatangani MoU koalisi bahwa semua hal harus diketahui bersama. Semua hal harus dibahas bersama dan semua hal harus dijalankan bersama. Dalam konteks itu saya melihat ketiga partai akan bermusyawarah, merundingkan nama capres atau cawapresnya," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan mulai melakukan pembahasan mengenai nama capres dan cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2024 pada November nanti di wilayah Indonesia Timur.
Koalisi yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga disebut bakal memprioritaskan kader masing-masing untuk diusung sebagai capres.
Penunjukan capres tidak dilakukan lewat mekanisme pemungutan suara atau voting, tetapi musyawarah untuk mencapai aklamasi.
Meski demikian, Ujang memprediksi proses penentuan nama tersebut menjadi tantangan tersediri bagi KIB untuk bisa menghadirkan pasangan capres dan cawapres terbaik yang berpotensi untuk menang dan mampu bersaing dengan capres dan cawapres yang lain.
"Saya melihatnya tidak akan terlalu rumit karena menentukan capres-cawapres di KIB karena ada jalur musyawarah. Yang rumit itu adalah mencari capres-cawapres ideal," tandasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Prediksi KIB Akan Tentukan Capres Melalui Musyawarah Mufakat