Sabtu, 14 Maret 2026

Pilpres 2024

Elektabilitas Prabowo-Ganjar-Anies Tak Lewati 50 Persen, Peluang Figur Baru Capres Pilpres 2024

Pasangan capres - cawapres pemenang Pilpres 2024 masih terbuka lebar. Beberapa jajak pendapat, tidak ada figur yang melewati 50 persen.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Elektabilitas Prabowo-Ganjar-Anies Tak Lewati 50 Persen, Peluang Figur Baru Capres Pilpres 2024
Kolase TribunGorontalo.com
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Pasangan capres - cawapres pemenang Pilpres 2024 masih terbuka lebar. Beberapa jajak pendapat, tidak ada figur yang melewati 50 persen. 

Khofifah Indar Parawansa 1,9 persen

Muhaimin Iskandar 1,6 persen

Baca juga: Ganjar Pranowo - Airlangga Menguat Capres - Cawapres KIB untuk Pilpres 2024, Ini Analisis Pengamat

Survei: Publik Menunggu Satrio Pinigit (Ratu Adil) Pilpres 2024

Bukan Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, 39,6 persen publik menanti satrio pinigit atau ratu adil pada Pilpres 2024.

Bisa jadi Puan Maharani, Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, Ridwan Kamil, Sri Mulyani dan sejumlah figur ratu adil yang digadang maju Pilpres 2024.

Demikian survei terbaru Litbang Kompas terkait deklarasi capres oleh Partai Gerindra (Prabowo), Partai Nasdem (Anies) dan PSI (Ganjar) untuk bertarung di Pilpres 2024.

Dikutip dari wikipedia.org, satrio piningit atau juga disebut ratu sdil adalah tokoh utama apokaliptik Jawa Jongko Joyobhoyo dalam mitos Jawa yang dianggap sebagai orang yang akan menjadi Pemimpin Besar Nusantara dan memerintah dunia dari Jawa.

Litbang Kompas merilis hasil survei yang menampilkan bahwa masyarakat meyakini masih ada sosok calon presiden (capres) selain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Survei ini digelar Litbang Kompas pada 4-6 Oktober 2022 melalui sambungan telepon. Ada 508 responden dari 34 provinsi di Indonesia yang diwawancarai. Sampel ditentukan Litbang Kompas secara acak.

Metode yang digunakan pada tingkat kepercayaan 95 persen, nirpencuplikan penelitian kurang lebih 4,35 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Kesalahan di luar pencuplikan sampel dimungkinkan terjadi.

Dalam survei ini, Litbang Kompas menanyakan responden, "apakah deklarasi calon presiden yang sebelumnya sudah dilakukan Partai Gerindra dan Partai Nasdem ini akan menarik minat partai politik lain untuk bergabung/berkoalisi?"

Hasilnya, publik melihat bahwa deklarasi yang Partai Gerindra, Nasdem, hingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lakukan bisa menjadi persimpangan yang menentukan arah koalisi politik untuk pencalonan presiden dan wakil presiden pada 2024.

Sebanyak 41,9 persen responden meyakini dinamika politik terbaru soal capres akan diikuti dengan sikap parpol lain untuk juga mendeklarasikan bakal capresnya.

Potensi bergabungnya parpol lain kepada poros bakal capres yang sudah dideklarasikan ini bukan berarti menutup kemungkinan parpol lainnya mengusung sosok capres lain.

Adapun sejumlah partai sudah mendeklarasikan nama capres pilihannya masing-masing untuk diajukan di Pilpres 2024.

Di antaranya seperti Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto, Partai Nasdem yang menunjuk Anies Baswedan.

Baca juga: PKB-Gerindra Bentuk Sekber Prabowo Subianto - Muhaimin Iskandar Menuju Pilpres 2024

Kemudian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kekeuh mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Serta PSI yang mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Hal ini terlihat dari sikap responden lainnya (39,6 persen) yang justru meyakini akan ada sosok bakal capres lain di luar nama-nama tersebut," demikian dikutip dari Litbang Kompas, Senin (10/10/2022).

Diketahui, Anies dan Prabowo sudah sama-sama menyatakan kesiapannya untuk menjadi capres saat diusung beberapa waktu lalu. Sementara, Ganjar Pranowo yang dideklarasikan PSI menjadi capres hanya mengucapkan terima kasih.

(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved