Operasi Zebra Otanaha Resmi Berakhir, Polisi Gorontalo Tegur 3.990 Pelanggar

Ditlantas Polda Gorontalo mengungkapkan telah ada 3.990 pengendara mendapat teguran.

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Kepolisian Gorontalo siang ini akan turun ke jalan melakukan kegiatan Operasi Zebra Otanaha 2022. Masyarakat diminta melengkapi surat kendaraan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ditlantas Polda Gorontalo mengungkapkan telah ada 3.990 pengendara mendapat teguran.

Melansir laman resmi Polda Gorontalo, pelanggaran aturan sabuk pengaman sebanyak 1.540 teguran.

Kemudian pelanggar tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) 82 teguran. Adapun pihak kepolisian menegur 47 pengendara menggunakan alat komunikasi sat menyetir.

Sementara, sebanyak 73 pengendara ditegur karena melawan arus lalu lintas. 2.221 pelanggaran lainnya.

"Selama 14 hari kegiatan Operasi Zebra ini berlangsung, kita telah mendapati sekitar 3.990 pelanggar," kata Dir Lantas Polda Gorontalo Kombes Pol Arief Budiman.

"Untuk itu demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan maka personil kami memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar aturan demi terciptanya Kamsltibcarlantas," ujarnya.

Diketahui, Operasi Zebra telah berakhir 16 Oktober kemarin.

Berikut pelanggaran utama sasaran Operasi Zebra Otanaha 2022:

- Melawan arus lalu lintas

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 287, denda maksimal Rp500 ribu/pidana kurungan maksimal 2 bulan

- Berkendara tidak menggunakan helm SNI

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 291, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

- Berkendara membonceng lebih dari satu penumpang

Sanksi: UU 22 Tahun 2009, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved