Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-236: 9.000 Tentara Putin Dikerahkan di Perbatasan Belarus
Kondisi terkini perang, Senin (17/10/2022): sekitar 9.000 tentara Rusia diterjunkan di Belarus untuk lindungi perbatasan dari ancaman Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
- Di Ukraina, sebanyak 423 anak telah terbunuh sejak awal invasi, kata Kantor Jaksa Agung Ukraina.
Kejaksaan Agung Ukraina menambahkan bahwa lebih dari 810 anak-anak telah terluka dalam konflik dan jumlah korban anak tertinggi berada di wilayah Donetsk, Kharkiv, dan Kyiv.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-231: Dukung Kyiv, G7 Kutuk Serangan Rudal Pasukan Putin
- Ukraina telah berhasil mempertahankan stabilitas energinya setelah serangan Rusia pekan lalu yang menargetkan bagian-bagian penting dari infrastrukturnya, kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal.
Dalam sebuah unggahan di Facebook, Shmyhal mengatakan bahwa dalam tiga hari pertama dalam seminggu, Rusia meluncurkan hingga 130 serangan rudal dan drone terhadap fasilitas sipil dan energi, khususnya di Ibu Kota Ukraina, Kyiv.
- Rusia “mungkin tidak mampu memproduksi amunisi canggih dengan kecepatan yang mereka habiskan”, menurut laporan terbaru dari Kementerian Pertahanan Inggris.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-230: Balas Dendam, Putin Hujani Ukraina dengan Rudal
Kemhan Inggris menyatakan serangan seperti yang diluncurkan di Ukraina pada 10 Oktober 2022, di mana Rusia menembakkan lebih dari 80 rudal jelajah, mewakili “degradasi lebih lanjut dari persediaan rudal jarak jauh Rusia,"
"Yang kemungkinan akan membatasi kemampuan mereka untuk menyerang volume target yang mereka inginkan di masa depan." sambungnya.
- Para pejabat keamanan Amerika Serikat dan sekutunya percaya bahwa Iran telah setuju untuk memberi Rusia rudal permukaan-ke-permukaan dan drone serang yang dimaksudkan untuk digunakan di Ukraina.
Topik ini akan dibahas oleh para menteri luar negeri Uni Eropa dalam pertemuan di Luksemburg pada hari Senin ini.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-229: Serangan Pasukan Putin di Zaporizhzhia Tewaskan 14 Orang
Dalam sebuah pernyataan, Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian “menekankan bahwa republik Islam Iran belum dan tidak akan menyediakan senjata apa pun untuk digunakan dalam perang di Ukraina”.
- Kemhan Belarusia mengatakan bahwa jumlah tentara Rusia yang akan ditempatkan di Belarus sebagai bagian dari "pengelompokan regional" pasukan untuk melindungi perbatasannya tak lebih dari 9.000 personel.
Pekan lalu, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan pasukannya akan dikerahkan dengan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina sebagai bagian dari "pengelompokan bersama".
Lukashenko mengutip apa yang dia katakan sebagai ancaman dari Ukraina dan barat.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia
- Tentara Rusia dilaporkan menembak mati konduktor Ukraina Yuriy Kerpatenko di rumahnya setelah dia menolak untuk ambil bagian dalam aksi di Kherson, wilayah Ukraina yang diduduki pasukan invasi.
Konser itu "dimaksudkan oleh penjajah untuk menunjukkan apa yang disebut 'peningkatan kehidupan damai' di Kherson", kata Kementerian Budaya Ukraina dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)