PIlpres 2024
Isu Reshuffle Kabinet Jelang Pilres 2024: Begini Tanggapan Politisi Gerindra
Isu reshuffle kabinet semakin mengencang menjelang Pilpres 2024. Sebab setelah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/151022-anies-ahy-jokowi-15.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Isu reshuffle kabinet semakin mengencang menjelang Pilpres 2024. Sebab setelah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres.
Partai koalisi pemerintahan Joko Widodo - Maruf Amin seperti PDIP paling lantang suaranya. PDIP berpandangan langkah Nasdem bermain 'dua kaki' membuat gaduh pemerintah Jokowi hingga 2024.
Nasdem tetap kukuh mendukung pemerintahan Jokowi meski telah mendeklarasikan Anis Baswedan sebagai capres. Isu reshuffle ikut ditanggapi politisi Partai Gerindra.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menegaskan, pihaknya menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal rencana melakukan reshuffle kabinet.
"Kita tidak akan giring, apakah perlu atau tidak, tepat atau tidak. Itu murni hak beliau dan beliau paham. Kalau beliau akan reshuffle, ya reshuffle," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/10/2022).
Legislator Komisi III DPR itu menilai Gerindra menghormati hak prerogatif Jokowi sebagai presiden untuk melakukan reshuffle.
"Kalau kami tentu 100 persen menghormati sepenuhnya, menghormati hak pak Jokowi untuk melakukan reshuffle atau tidak. Beliau yang paling paham," ujarnya.
Baca juga: Gerindra - PKB Deklarasi Capres - Cawapres di Pilpres 2024: Begini Kekuatan Prabowo - Cak Imin
Habiburokhman memahami banyak spekulasi yang bergulir setelah kabar rencana reshuffle mencuat.
Namun, ditegaskannya bahwa Gerindra tak akan ikut terbawa arus spekulasi tersebut, di antaranya spekulasi NasDem akan terkena reshuffle karena melakukan deklarasi Anies Baswedan sebagai capres mereka.
"Macam-macam analisisnya. Kita enggak pikirin yang itu. Bagi kami, kalau Pak Presiden ingin melaksanakan haknya, ya monggo, monggo," tandas Habiburokhman.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa rencana perombakan kabinet atau reshuffle selalu ada.
Hal itu dikatakan Jokowi menjawab kemungkinan adanya reshuffle setelah NasDem mendeklarasikan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024.
“Rencana selalu ada,” kata Jokowi seusai meninjau proyek kereta cepat di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).
Menurut Jokowi, rencana tersebut nantinya akan diputuskan apakah akan dilakukan atau tidak.
“Pelaksanaannya nanti diputuskan,” ujarnya.
Respons Politikus Golkar soal Isu Reshuffle
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily merespons soal isu perombakan kabinet atau reshuffle yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Seperti diketahui, isu reshuffle kabinet mencuat tak lama setelah NasDem mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan maju sebagai calon presiden atau Capres 2024.
Ace berkata, terkait reshuffle tersebut dirinya tidak bisa ikut campur lebih jauh mengingat itu adalah hak prerogatif presiden.
Bahkan, Ace mengibaratkan reshuffle tersebut sebagai urusan tingkat tinggi yang hanya bisa dilakukan para dewa.
Baca juga: Sinyal Reshuffle Kabinet Jelang Pilpres 2024: Begini Penjelasan Presiden Jokowi
“Waduh. Kalau soal reshuffle kita serahkan pada presiden. Karena itu hak prerogatif dari Bapak Presiden,” kata Ace Hasan kepada wartawan selepas konferensi pers di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (14/10/2022).
“Enggak, enggak. Waduh itu tingkat dewa semua itu,” lanjutnya saat ditanya soal isu reshuffle.
Ia mengatakan presiden punya penilaian tersendiri terkait partai politik yang menjadi pendukung di pemerintahan.
Dia pun memahami dan menyerahkan keputusan tersebut kepada presiden untuk mengambil langka sesuai keputusan yang telah ditentukan.
“Ya, sekali lagi, bapak presiden memiliki penilaian terhadap partai politik yang menjadi pendukungnya,” kata Ace Hasan.
“Dan tentu kita serahkan kepada Bapak Presiden untuk menilai dan mengambil langkah-langkah sesuai dengan kebijakan beliau,” lanjut dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa rencana perombakan kabinet atau reshuffle selalu ada.
Hal itu dikatakan Jokowi menjawab kemungkinan adanya reshuffle setelah NasDem mendeklarasikan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024.
“Rencana selalu ada,” kata Jokowi seusai meninjau proyek kereta cepat di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).
Menurut Jokowi, rencana tersebut nantinya akan diputuskan apakah akan dilakukan atau tidak.
“Pelaksanaannya nanti diputuskan,” ujarnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerindra Hormati Presiden Jokowi soal Isu Reshuffle Kabinet: Kami Tak Akan Giring Beliau