Sabtu, 7 Maret 2026

Pilpres 2024

Pertemuan Batutulis Megawati - Jokowi: Sinyal Puan Maharani - Airlangga Maju Pilpres 2024

Megawati bertemu Presiden Joko Widodo usai Puan Maharani 'mesra' dengan Airlangga Hartarto. Spekulasi 'mengawinkan' Puan dan Airlangga di Pilpres 2024

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Pertemuan Batutulis Megawati - Jokowi: Sinyal Puan Maharani - Airlangga Maju Pilpres 2024
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Joko Widodo (kanan) usai Puan Maharani 'mesra' dengan Airlangga Hartarto di hari yang sama, Sabtu 8 Oktober 2022. Muncul spekulasi ingin 'mengawinkan' Puan Maharani - Airlangga untuk Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Presiden Joko Widodo usai Puan Maharani 'mesra' dengan Airlangga Hartarto di hari yang sama, Sabtu 8 Oktober 2022. Muncul spekulasi ingin 'mengawinkan' Puan Maharani - Airlangga untuk Pilpres 2024.

Jokowi dan Megawati disebut sebagai king dan queen maker Pilpres 2024. Jokowi mengendalikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) termasuk Partai Golkar yang diketuai Airlangga. Sedangkan Puan Maharani adalah putri dari Megawati.

Sabtu pagi, Puan Maharani - Airlangga mesra saat pertemuan di Tuguh Monas, Jakarta. Puan Maharani dapat hadiah mobil listrik berwarna merah kuning, keduanya pun naik mobil bareng.

Spekulasi 'kawinan' Puan Maharani - Airlangga menguat. Keduanya didukung PDIP dan Golkar, dua partai politik pemenang Pemilu 2019. Bahkan, beberapa survei menempatkan PDIP dan Golkar sebagai parpol terkuat di Pemilu 2024.

Elektabilitas kedua partai mencapai 32 persen, tertinggi dari kalkulasi 3 poros kekuatan bakal mengusung capres - cawapres.

Diketahui selain PDIP - Golkar, Partai Gerindra dan PKB sudah membentuk koalisi. Kerja sama politik ini menjagokan Prabowo Subianto sebagai capres dan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.

Kemudian poros berikutnya Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat. Poros terakhir bakal mengusung pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Jokowi dan Megawati bertemu di Batutulis, Bogor, pada Sabtu (8/10/2022). Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto, pertemuan itu berlangsung selama dua jam.

Baca juga: Drama Politik Pilpres 2024: Puan Maharani Lirik Airlangga, Anies - AHY Mesra

“Dialog dilakukan selama dua jam. Makanan secara khusus dipersiapkan oleh Ibu Megawati berupa jagung, kacang Bogor, pisang rebus, talas, dan juga nasi uduk. Dari makanan untuk menjamu Presiden Jokowi sendiri penuh dengan semangat kerakyatan," ujar Hasto dalam siaran pers PDI-P.

Hasto menjelaskan, Megawati sendiri sejak Maret 2020 telah menginstruksikan untuk menanam 10 tanaman pendamping beras seperti pisang, jagung, talas, kacang-kacangan, ketela, sukun, sorgum, porang dan sebagainya.

“Apa yang dicanangkan Bu Mega sejak 2,5 tahun lalu kini terbukti, dunia menghadapi krisis pangan. Karena itulah Bu Mega menghidangkan makanan pendamping beras secara khusus ke Pak Jokowi, agar Indonesia benar-benar berdaulat di bidang pangan," jelasnya.

Kemudian, dalam diskusi mendalam tersebut, juga dibahas langkah-langkah penting di dalam menghadapi krisis ekonomi dunia dan pangan.

Hasto menuturkan, Megawati memang sangat menaruh perhatian terhadap krisis ekonomi dan pangan. "Dan beliau membagi pengalaman lengkap menuntaskan krisis multidimensional.

Saat itu seluruh jajaran Kabinet Gotong Royong benar-benar fokus dan terpimpin sehingga pada tahun 2004 Indonesia bisa keluar dari krisis," jelasnya.

"Pak Jokowi pun menegaskan keseriusan pemerintah, termasuk bagaimana para menteri harus fokus menangani berbagai tantangan perekonomian, krisis pangan-energi, dan tekanan internasional akibat pertarungan geopolitik," lanjut Hasto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved