Pilpres 2024
Posisi Tawar Demokrat Gabung Nasdem - PKS: AHY Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024
Selain figur cawapres AHY, soal pembiayaan logislatik masih juga dibahas ketiga partai sebelum memutuskan berkoalisi untuk Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/061022-anies4.jpg)
PKS
4) PDIP (penuhi ambang batas mengusung presiden)
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng tak membantah dalam Pilpres 2024 akan ada lebih dari dua pasangan capres-cawapres.
Andi menyatakan pernyataan Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendapat informasi Pilpres 2024 akan diatur hanya ada dua pasang calon bertujuan untuk mewanti-wati agar hal tersebut tidak terjadi.
"Ini kan masih berjalan terus, mudah-mudahan tidak terjadi. Itu adalah pesan moral dari Pak SBY supaya jangan sampai terjadi hal semacam itu dan mudah-mudahan tidak terjadi," ujar Andi di program Satu Meja The Forum KOMPAS TV, Rabu (5/10/2022).
Andi menambahkan saat ini Demokrat masih terus berkomunikasi dengan Nasdem dan PKS dalam membangun koalisi.
Menurutnya secara platform Demokrat, Nasdem dan PKS sudah satu frekuensi. Namun masih ada hal yang masih terus didiskusikan bersama. Seperti pembiayaan logistik kampanye bersama dan pasangan capres-cawapres yang diusung.
"Dalam Rapimnas kami ada aspirasi AHY ketum kami di daulat untuk menjadi capres dan cawapres. Tinggal kita diskusikan bersama. Kalau itu semua beres maka siap kami deklarasi bertiga," ujar Andi.
(*)