Sabtu, 7 Maret 2026

Pasokan Air Bersih Kota Gorontalo Terhenti, PDAM Pastikan Jumat Kembali Normal

Namun, Dedi Kyai Demak, otoritas Perumda Muara Tirta menegaskan, pihaknya sudah membeli mesin baru dan bisa dipastikan besok kembali beroperasi.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pasokan Air Bersih Kota Gorontalo Terhenti, PDAM Pastikan Jumat Kembali Normal
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kerusakan alat pompa air PDAM atau kini bernama Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo, menyebabkan distribusi air terganggu.

Namun, Dedi Kyai Demak, otoritas Perumda Muara Tirta menegaskan, pihaknya sudah membeli mesin baru dan bisa dipastikan Jumat (7/10/2022) besok kembali beroperasi.

Artinya, mesin itu kini bisa dimaksimalkan memasok air bersih ke rumah-rumah warga Kota Gorontalo. 

“Kita saat ini telah sampai pada titik perbaikan akhir untuk Instalasi Pengolahan Air(IPA) Dungingi, yang sebelumnya IPA Dungingi ini terendam air akibat meluapnya Sungai Bulango yang menyebabkan beberapa mesin sempat rusak,” ujar Dedi, Kamis (6/10/2022). 

Pendistribusian air bersih ke rumah warga pun ditargetkan akan rampung pada malam hari yang diperkirakan pada jumat besok penyaluran air sudah kembali normal.

“Kita pasang sore hari ini, jadi besar kemungkinan pengerjaan itu bisa memakan waktu kurang lebih 4-5 jam, jadi jumat besok bisa kembali normal,” tutup Dedi.

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dungingi milik Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo mampu memompa 20 ribu liter air per detik. 

IPA ini mendistribusikan air ke wilayah Kecamatan Dungingi dan Kota Barat. 

Saat ini, pihak Perumda Kota Gorontalo telah menurunkan dua unit mobil tangki air bersih menyalurkan air bersih. 

Selain rusak mesin, terhentinya pasokan air bersih ke warga Kota Gorontalo karena IPA yang terendam banjir. 

Dua IPA yang terendam, pertama IPA Bulotadaa di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. IPA ini kata Dedi Kyai Demak, mendistribusi air ke Kecamatan Sipatana, Kota Utara, Kota Tengah, serta sebagian Dungingi. 

Kedua IPA Dungingi, melayani sebagian Kecamatan Dungingi dan Huangobotu. Wajar jika masyarakat mengeluh, sebab IPA Bulotadaa saja disebut mampu memompakan 70 liter air per detik.

Luapan Sungai Bulango menurut Dedi terjadi pada Minggu 2 Oktober 2022. Pihaknya tidak memperkirakan banjir tersebut, karena terjadi begitu cepat. 

“Pertama berkurangnya pelayanan air ke pelanggan itu hari Minggu, tiba-tiba terjadi luapan Sungai Bulango,” ungkap Dedi, Kamis (6/10/2022). 

Agar masyarakat siaga, pihaknya kata Dedi sudah menginformasikan hal itu melalui media sosial. Sebab, pada MInggu sore itu pihaknya terpaksa mematikan semua mesin pompa air. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved