Pilpres 2024
Sempat Beberkan Kriteria Cawapres 2024, Puan Maharani Lirik AHY atau Cak Imin?
Kandidat capres PDIP Puan Maharani akan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300922-Puan-Cak-imin-ahy.jpg)
Dia menambahkan, jika kemudian kedua partai saling mempertahankan prinsip masing-masing, hal itu juga merupakan hal yang wajar.
"Tapi, di tengah itu, silahturahmi politik, kemudian komunikasi politik juga menjadi hal yang baik di mata publik," ujarnya.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa AHY sebelumnya juga pernah menemui Puan. Oleh karenanya, komunikasi antara Puan dan AHY tetap perlu dijaga.
Lebih lanjut, Herman berpandangan bahwa pertemuan antaran Puan dan AHY menunjukkan soal pentingnya demokrasi.
"Bahwa, demokrasi itu jangan dianggap sebuah pertandingan yang kita selalu berseberangan yg selalu bermusuhan," jelasnya.
"Tapi, pertandingan ada saatnya bertanding, ada saatnya juga kita menunjukkan kepada publik juga selesai pertandingan itu, selesai juga persoalannya," sambung Herman.
Diketahui, dalam safari politik PDI-P, Puan telah menemui sejumlah ketua umum partai politik.
Di antaranya seperti Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Kriteria Cawapres Puan Maharani
Puan Maharani membeberkan kriteria calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya apabila maju sebagai calon presiden (capres) di tahun 2024 mendatang.
Ia mengatakan, yang paling penting, dirinya akan mencari pasangan yang cocok dan memiliki kesamaan cita-cita.
"Ya namanya juga mau 'menikah'. Kalau mau cari pasangan, semua calon pasti cari pasangan yang cocok dengan visi misi sa, cita-cita sama, dan bagaimana visi misi dan cita-cita yang sama itu bisa untuk kesejahteraan rakyat," ujar Puan saat ditemui di kawasan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).
Selain itu, Puan tidak ingin apabila dirinya tiba-tiba pecah kongsi dengan cawapresnya di tengah jalan. Jika kesampaian resmi menjadi Presiden, Puan ingin bekerja bersama Wapres yang sama selama 5 tahun.
"Paling tidak 5 tahun kita bisa kerja sama untuk rakyat dengan visi dan cita-cita yang sama," tutur dia.
Puan mengaku sudah membidik sosok yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden selama menjalani safari politik.