Minggu, 8 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

POPULER: 6 Siswa SMP Negeri 1 Limboto-Gorontalo Keroyok Adik; Empat Polisi Gorontalo Dipecat

Lima berita itu soal Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Senin (26/9/2022) telah berlangsung selama 215 hari.

Tayang:
zoom-inlihat foto POPULER: 6 Siswa SMP Negeri 1 Limboto-Gorontalo Keroyok Adik; Empat Polisi Gorontalo Dipecat
TribunGorontalo.com
Berita populer Gorontalo. 

“Jam setengah 2 (14.00 Wita) begitu, dorang guru datang ke rumah bacari cari orang tua Rendi. Saya suruh masuk tidak mau, tapi cuma memberitahu kalo Rendi sudah di puskes,” ungkap Rahman, Senin (26/9/2022). 

Rahman kaget bukan main. Sebab, ia tidak menyangka jika anaknya bisa mengalami hal tersebut. Usai mendapat informasi itu, ia bergegas ke Hepuhulawa Limboto, Kabupaten Gorontalo. 


Baca Selengkapnya

Meroket Popularitas Kandidat Capres Puan Maharani dan Prabowo Subianto, Ini Jajak Pendapat CSIS

Puan Maharani dan Prabowo Subianto belakangan diisukan duet capres-cawapres. Popularitas keduanya cukup mentereng dalam jajak pendapat terbaru.
Puan Maharani dan Prabowo Subianto belakangan diisukan duet capres-cawapres. Popularitas keduanya cukup mentereng dalam jajak pendapat terbaru.(Kolase TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Puan Maharani dan Prabowo Subianto belakangan diisukan duet capres-cawapres. Popularitas keduanya cukup mentereng dalam jajak pendapat terbaru.

Popularitas Puan Maharani 69,9 persen dan Prabowo Subianto tertinggi, yakni 96,9 persen.

Baik Puan Maharani maupun Prabowo Subianto cukup populer di kalangan generasi mulai gen Z hingga milenial.

Jajak pendapat dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tampil sebagai tokoh dengan popularitas tertinggi.

Puan Maharani berada di urutan ke-6 sebagai figur capres yang terpopuler dalam jajak pendapat CSIS.


Baca Selengkapnya

Empat Polisi Gorontalo Dipecat, Terlibat Kasus Narkoba Hingga Penipuan

Polda Gorontalo kembali memecat 4 anggotanya. Keempat polisi berpangkat brigadir ini tersandung kasus narkoba, penipuan, hingga indisipliner.
Polda Gorontalo kembali memecat 4 anggotanya. Keempat polisi berpangkat brigadir ini tersandung kasus narkoba, penipuan, hingga indisipliner.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Polda Gorontalo rupanya sedang rajin bersih-bersih. Sejumlah anggota polisi yang tersandung kasus pelanggaran hingga etik, dipecat.

Kali ini, Kapolda Gorontalo Irjen Helmy Santika kembali mengeluarkan surat pemecatan untuk empat anggota polisi. 

Keempat polisi itu rata-rata berpangkat Brigadir. Di antara ada yang terlibat kasus narkoba, kasus penipuan, hingga indisipliner karena tak masuk kerja lebih dari 30 hari. 

Melalui laporan tertulis, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombe Pol Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan lebih detil perihal pemecatan tersebut.  

Kata mantan Kapolres Bone Bolango tersebut, keempat anggota polisi Gorontalo itu dipecat dengan mekanisme Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). 


Baca Selengkapnya

Penanganan Kasus Brigadir J Dinilai Lambat, Kamaruddin Simanjuntak: Ferdy Sambo Ini Full Power

Foto Kamaruddin Simanjuntak (KANAN), Pengacara Keluarga Mendiang Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, mengungkap alasan mengapa Polri lambat dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J (KIRI). Menurut Kamaruddin, eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (TENGAH) memiliki full power yang dapat mempengaruhi para pejabat antar lembaga.
Foto Kamaruddin Simanjuntak (KANAN), Pengacara Keluarga Mendiang Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, mengungkap alasan mengapa Polri lambat dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J (KIRI). Menurut Kamaruddin, eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (TENGAH) memiliki full power yang dapat mempengaruhi para pejabat antar lembaga.(Kolase YouTube Kompas TV | Irma Hutabarat - HORAS INANG)
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved