Minta Disantet, Pesulap Merah Request Benda Ini untuk Dikirim Masuk ke Perut: Lebih Besar dari Paku

Tak percaya pada pengiriman benda-benda dalam santet, Pesulap Merah menantang para dukun untuk menyantetnya dengan memasukkan kulkas ke perut.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Instagram @marcelradhival1
Marcel Radhival atau Pesulap Merah mengaku tak terlalu memikirkan pro dan kontra dalam polemik aksi pembongkaran trik oknum dukun yang diduga penipu. Pesulap Merah juga menantang kepada para dukun untuk mengiriminya santet berupa kulkas yang dimasukkan ke dalam perut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Marcel Radhival alias Pesulap Merah tampaknya tak terganggu dengan sejumlah somasi hingga laporan polisi dari berbagai pihak imbas aksinya yang kerap membongkar trik oknum dukun.

Sebagaimana diketahui Pesulap Merah kini telah dilaporkan polisi oleh Pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati Gus Samsudin, Persatuan Dukun Indonesia, hingga aktor Sandy Tumiwa.

Selain laporan polisi, Pesulap Merah juga mendapatkan somasi dari Mbak Rara Pawang Hujan dan Perkumpulan Debus Banten Indonesia (PDBI).

Namun laporan polisi dan somasi tersebut tampaknya tak menghentikan langkah Pesulap Merah untuk memberikan edukasi dengan cara membongkar trik oknum dukun yang diduga penipu.

Baca juga: Tak Terima, Firdaus Pengacara Dukun Sebut Seharusnya Pesulap Merah yang Dilaporkan Acong Latif

Pesulap Merah justru menyebut bahwa para pihak yang menyerangnya hanya ingin disorot.

"Enggak tahu, saya enggak ngurusin soalnya, biarkan aja," ujar Pesulap Merah seperti dilansir TribunGorontalo.com dari video di kanal YouTube STARPRO Indonesia yang tayang pada Senin (26/9/2022).

"Mungkin dia enggak ada kerjaan di rumahnya daripada tiduran doang," sambungnya.

Pesulap Merah menegaskan bahwa ia membongkar trik penipuan yang diduga dilakukan oleh dukun bukan seni budaya Indonesia yang mengandung unsur spiritual.

Baca juga: Peringatkan Pesulap Merah soal Karma, Eyang Ratih: Dukun Itu Sudah Ada sebelum Kamu Lahir

"Ketika budaya kita ini seni pertunjukkan asli Indonesia digunakan untuk penipuan, itu yang saya bongkar tapi kalau seni budayanya sendiri saya enggak akan bongkar," ungkap Pesulap Merah.

Pesulap Merah mengaku bahwa ia tak terlalu memusingkan pro dan kontra dalam polemik perdukunan yang masih bergulir ini.

Menurut Pesulap Merah, kini ia tetap fokus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tak percaya pada dunia perdukunan.

"Saya enggak terlalu fokus sama pro kontra, saya fokus pokoknya menyampaikan edukasi yang saya sampaikan aja yang penting saya sudah mengingatkan gitu doang tujuan saya." terang Pesulap Merah.

Baca juga: Begini Kata Sandy Tumiwa saat Ikut Perkumpulan Debus Banten Somasi Pesulap Merah: Debus Bukan Sulap

"Masalah dia masih mau percaya dukun atau enggak, itu urusan masing-masing," lanjutnya.

Pesulap Merah yang tak percaya dengan pengiriman-pengiriman benda semacam paku ataupun yang lainnya dalam santet, lantas memberikan tantangan kepada para dukun.

Pesulap Merah meminta dikirimi santet berupa kulkas yang dimasukkan ke dalam perutnya.

"Saya tantangin ya udah kalau emang ada santet yang lebih gaib, santet dong, kirimin benda apa kek, kulkas di perut gitukan," kata Pesulap Merah.

"Enggak ada pengiriman-pengiriman begitu, kalau memang ada buktiin," tegasnya.

(Tribungorontalo.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved