Tak Ingin Dikriminalisasi, DPRD Ketemu Kapolda Bahas Hak Imunitas

Pertemuan itu membahas tentang hak imunitas anggota DPR di depan hukum. Sebab, memasuki tahun politik, anggota DPR bisa saja dipidana akibat kinerjany

Penulis: redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Pertemuan Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo denga Kapolda Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh I Wayan Sudiarta menemui Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika Selasa (20/9/22). 

Pertemuan itu membahas tentang hak imunitas anggota DPR di depan hukum. Sebab, memasuki tahun politik, anggota DPR bisa saja dipidana akibat kinerjanya mengkritik. 

"Tadi kami dengan Pak Kapolda membahas tentang hak imunitas anggota DPR dan Pak Kapolda memberikan banyak masukan sesuai dengan kapasitas penegakkan dan peradilan etik, tentunya kami berharap sinegirtas kedepannya lebih baik lagi," tutur Wayan di Lobby Presisi II Polda Gorontalo.

Turut menerima kunjungan dari Badan Kehormatan DPRD, Kapolda Gorontalo didampingi oleh pejabat utama yaitu Irwasda, Direktur Reskrimum, Direskrimsus, Direktur Narkoba, Kabid Propam, Kabid Kum dan Kabid Humas Polda Gorontalo.

Wayan juga berharap bahwa sinergitas Badan Kehormatan dan Polda Gorontalo tidak hanya saat ini tetapi akan seterusnya menjalin silaturahmi dengan Polda Gorontalo.

"Kami juga akan terus mengkoordinasikan terkait kasus tertentu atau kasus berupa tindak pidana dan sebagainya yang melibatkan anggota DPRD," ungkap Wakil Badan Kehormatan

Terkait kunjungan silaturahmi dari Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo Helmy Santika mengatakan bahwa kunjungan tersebut disambut baik.

"Seperti halnya yang dikatakan dalam pembahasan kunjungan tersebut bahwa kunjungan ini sebagai bentuk atau langkah ke depan dalam memasuki tahun politik dimungkinkan banyak terjadi laporan-laporan yang berkaitan dengan para politisi maupun yang berkaitan dengan anggota dewan baik dalam melaksanakan tugasnya maupun kegiatan yang bersifat pribadi dan ini masih menimbulkan multitafsir tentang apa yang dikatakan dengan hak imunitas," kata Kapolda

Kapolda juga menjelaskan bahwa Kepolisian yang berada di Gorontalo untuk tidak masuk dalam ranah politisi. 

"Saya sudah katakan tadi, kami yang berada di Provinsi Gorontalo untuk tidak masuk dalam ranah politisi,” katanya. 

Menurut dia, adanya MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) akan membuat pihaknya membicarakan lebih lanjut jika misalkan ada laporan-laporan terkait anggota dewan sebagai subjek maupun anggota dewan sebagai objek dari pidana.

Terhadap kasus-kasus seperti itu pihaknya kata Helmi akan menginformasikan. 

“Penyidikan yang dilakukan Polda Gorontalo akan jauh dari kesan Politisasi, dari kasus seperti ini kami akan terus informasikan guna mencegah, jangan sampai kami dianggap menjadi alat politik," jelas Irjen Pol Helmy Santika. (*)

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved