Bangun Subuh, Warga Randangan-Pohuwato Dirampok, Barang Emas Dibawa Lari

Kepolisian setempat membeberkan, 107 gram emas Rosni yang dibawa kabur itu terdiri atas 3 cincin emas seberat 20 gram,

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
ilustrasi perampol 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Rosni (89), seorang lansia di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato harus merelakan sedikitnya 107 gram emas miliknya dibawa lari rampok. 

Ia tak berkutik, sebab perampok berpenutup wajah itu menodongkan senjata tajam jenis parang ke wajahnya. Ia yang tak mungkin bisa melawan, hanya pasrah. 

Kepolisian setempat membeberkan, 107 gram emas Rosni yang dibawa kabur itu terdiri atas 3 cincin emas seberat 20 gram, 3 buah gelang emas seberat 37 gram, dan 1 buah kalung emas seberat 50 gram. 

Jika diestimasi dengan harga emas Antam hari ini, perhiasan emas seberat 107 gram itu harganya mencapai RP 99 juta. 

Melalui laporan tertulis, Kanit Reskrim Polres Randangan, Aipda Abdulrahman Ibrahim menjelaskan, kejadian perampokan itu terjadi pada Rabu tadi dini hari, (21/9/2022).

Saat sedang tidur, Rosni terbangun dengan suara berisik dari luar rumah. Terdengar seperti ada yang memaksa masuk lewat jendela dapurnya. Ia mengabaikan. 

Namun berselang setelah itu, ia mendengar ada yang memaksa masuk kamar miliknya. Karena dikunci, orang tersebut terdengar kesulitan membuka. 

Tak menaruh curiga, ia pun membuka pintu kamar. Berpikir jika yang memaksa masuk adalah anaknya. 

Tak disangka, itu adalah maling. Yang memang sudah mengincar masuk ke kamarnya. Rosni kaget bukan main. Sebab hidup taruhannya. Ia takut ditebas jika melawan. 

"Pada saat itu pelaku menggunakan jaket warna hitam dan menggunakan penutup wajah,” ungkap Aipda Abdulrahman Ibrahim.

Saat ini kepolisian tengah mengembangkan kasus tersebut ke tahap pemeriksaan korban dan sejumlah pihak. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved