Capres 2024
Kontroversi Jokowi Maju Cawapres 2024: Begini Sindiran Politisi PAN
Wacana Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon wakil presiden 2024 ditanggapi kontroversi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/160922-jokowi1-16.jpg)
Hitung-hitungannya PDIP makin mengerujut ke Puan Maharani sebagai capres. Posisi cawapres 'kosong', berpeluang diisi Jokowi.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI-P Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengatakan, Jokowi bisa saja menjadi wapres pada tahun 2024. Namun, tetap saja ada syaratnya, misalnya harus diajukan oleh partai politik tempatnya bernaung.
"Kalau Pak Jokowi mau jadi wapres, ya sangat bisa. Tapi, syaratnya diajukan oleh parpol atau gabungan parpol," ujar Pacul saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).
Pacul mengatakan, secara aturan, Jokowi diizinkan jika ingin maju sebagai cawapres. Namun, tergantung apakah Jokowi ingin menggunakan peluang tersebut atau tidak. Menurut dia, itu adalah keputusan dari Jokowi sendiri.
Terbaru, Presiden Jokowi merespons isu yang menyebutkan kemungkinan dirinya akan maju sebagai cawapres pada Pilpres 2024.
Jokowi mengaku sejak awal bukan dirinya yang melontarkan isu-isu seputar Pilpres 2024, mulai dari perpanjangan masa jabatan presiden hingga pencalonan dirinya menjadi cawapres pada 2024.
Bahkan Jokowi menegaskan telah beberapa kali menjawab pertanyaan soal isu-isu tersebut.
"Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya lho ya," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2022), seperti dilihat pada YouTube Sekretariat Presiden.
"Urusan tiga periode sudah saya jawab, begitu sudah dijawab, muncul lagi yang namanya perpanjangan juga sudah saya jawab," kata Jokowi menambahkan.
Namun terkait isu dirinya menjadi cawapres pada Pilpres 2024, Jokowi enggan memberikan tanggapannya.
Baca juga: Capres Pilihan Relawan: Tanpa Jokowi, Sandiaga Uno Kalahkan Ganjar, Prabowo dan Anies
Pasalnya, isu tersebut bukan terlontar dari dirinya secara langsung melainkan dari orang lain.
Bahkan dia mengaku tak tahu dari mana kabar tersebut berasal.
"Ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa? Kalau dari saya, saya terangkan, tapi kalau enggak dari saya, enggak mau terangin," tegasnya.
Penjelasan Projo dan PAN
Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi pada Jumat (16/9/2022), mengatakan wacana Jokowi akan menjadi Wapres dari Prabowo Subianto dalam perhelatan Pilpers 2024 merupakan bagian dari dinamika dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.