Sabtu, 7 Maret 2026

Pilkada Gorontalo

Jelang Pilkada, Saidi: Insya Allah Menpora Zainudin Amali Kembali ke Gorontalo 2024

Sinyal agar Zainudin Amali bersiap maju Pilkada Gubernur Gorontalo disuarakan para tokoh Gorontalo.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Jelang Pilkada, Saidi: Insya Allah Menpora Zainudin Amali Kembali ke Gorontalo 2024
Kolase TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Menpora Zainudin Amali dan Ketua Percasi. Sinyal agar Zainudin Amali bersiap maju Pilkada Gubernur Gorontalo disuarakan para tokoh Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kerinduan supaya Zainudin Amali kembali ke Gorontalo mengemuka saat kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Gorontalo sejak Kamis 15 September 2022.

Sinyal agar Zainudin Amali bersiap maju Pilkada Gubernur Gorontalo disuarakan para tokoh Gorontalo.

Misalnya pada pembukaan turnamen catur di Hotel Aston. Ketua Percasi Gorontalo Safril Saidi menyampaikan kerinduan agar Zainudin Amali balik Gorontalo pada 2024.

"Insya Allah (Zainudin Amali) akan kembali ke Gorontalo 2024 dan dicintai masyarakat Gorontalo," ujar Saidi.

Baca juga: Cagub Gorontalo dari Golkar Ini Jadi Favorit: Funco Beberkan Empat Kelebihan Zainudin Amali

Nama Zainudin Amali meramaikan bursa calon gubernur (cagub) Gorontalo dari Partai Golkar.

Selain Zainudin Amali, ada nama;

1) Anggota DPR RI Idah Syahidah,

2) Wali Kota Gorontalo Marten Taha,

3) Mantan Bupati Pohuwato Syarief Mbuinga,

4) Mantan Wagub Toni Uloli dan

5) Dubes Roem Kono.

Enam tokoh termasuk Menpora Zainudin Amali akan memperebutkan satu tiket cagub dari Golkar.

Mengacuh dari kekuatan Pemilu 2019, partai berlambang pohon beringin ini satu-satunya partai politik yang dapat mengusung pasangan cagub-cawagub. Golkar merebut 10 kursi parlemen (DPRD provinsi), di atas syarat ambang batas 20 persen atau 9 kursi parlemen.

Kendati begitu, Golkar perlu lagi kerja keras untuk minimal mempertahankan perolehan kursi pada Pemilu 2024, kemudian menuju Pilkada 2024.

Sebelumnya, fungsional Partai Golkar Gorontalo Thomas Mopili menyebutkan terdapat lima figur cagub yang tengah dipersiapkan untuk meramaikan kontestasi di bursa Pemilihan Gubernur Gorontalo 2024.

Soal nama Zainudin Amali, kata Thomas, di Rakerda memang tidak sempat menyebut namanya akan tetapi jika nanti hasil surveinya lebih tinggi tidak menutup kemungkinan akan diakomodir.

Kata Thomas, walaupun nama Amali tidak masuk dalam pembahasan saat di Rakerda untuk memutuskan dia masuk dalam bursa Pilgub.

Baca juga: Sosok Zainudin Amali: Politikus Golkar Kelahiran Gorontalo yang Berkarier di Jawa

Hal ini ada diskresi dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tentu ada data dan fakta bahwa, Amali pun memiliki elektabilitas tinggi.

"Popularitasnya cukup dan siapa yang tidak mengenal ZA, kemarin dengan angka 300 ribu suara belum terpecahkan rekornya, sehingga hari ini, tentu ZA ada kemungkinan masuk sebagai orang yang akan dicalonkan," jelasnya.

Terkait akan mengerucut ke siapa rekomendasi tersebut, kata Thomas Mopili, tentu Golkar menunggu hasil survei yang telah dipersiapkan untuk mengukur elektabilitas dari beberapa kader yang sudah dipersiapkan.

Lanjut Thomas, adat istiadat Partai Golkar jelas, untuk calon pilgub tentu mengacuh pada survei yang dilaksanakan, siapa dari beberapa kader yang hasil surveinya lebih tinggi.

Pengamat sosial-politik Gorontalo Funco Tanipu menyebut Zainudin Amali (ZA) menjadi figur yang mengantongi poin paling tinggi di antara keenam nama calon gubernur dari Partai Golkar yang kini tengah hangat diwacanakan.

Menurut Funco, munculnya nama Zainudin Amali sejak beberapa hari belakangan ini sebagai salah satu nama yang diusulkan sebagai calon gubernur Partai Golkar, sangatlah menarik.

Apalagi, munculnya nama Zainudin Amali tidak melalui pengusulan rapat kerja daerah (Rakerda) Golkar Gorontalo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tanggapi Koalisi Semut Merah PKB-PKS, Ini Kata Ketua Bappilu Golkar Zainudin Amali

"Masuknya nama ZA ini menjadi menarik. Karena bagaimana pun, dia (ZA) punya track record pengabdian yang panjang di Gorontalo," ungkap Funco.

Dia pun menguraikan beberapa keunggulan yang dimiliki Zainudin Amali.

Pertama, Zainudin Amali pernah menjadi anggota DPR-RI dari daerah pemilihan (Dapil) Gorontalo tahun 2004-2009.

Selama menjabat sebagai wakil rakyat Gorontalo di Gedung Senayan, Zainudin telah menorehkan berbagai program sebagai wujud pengabdiannya bagi Gorontalo.

Kedua, Zainudin Amali mempunyai pengetahuan dan penguasaan yang detail tentang Gorontalo. Baik secara sosial budaya maupun pergerakan politik Gorontalo.

"Di antara semua calon, setahu saya, pak ZA juga sangat fasih berbahasa Gorontalo, itu menjadi salah satu point penting sebagai pertimbangan pengajuan ZA sebagai Cagub dari Golkar," kata Funco.

Ketiga, Zainudin Amali dinilai mempunyai kemampuan dan keahlian di level Asia Tenggara. Politisi Golkar yang kini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI itu disebut mampu membawa Timnas Indonesia naik peringkat ketiga di Asia Tenggara sesuai target dari Presiden Jokowi.

"Ini adalah prestasi yang ditunjukan oleh pak ZA dibidang olahraga Indonesia, dibanding dengan pejabat-pejabat Menpora sebelumnya," tukas Funco.

Keempat, Zainudin Amali mempunyai jejaring yang sangat strategis di level pusat. Karena, Zainudin sendiri telah melewati beberapa fase menduduki jabatan strategis seperti jabatan menteri, Ketua Komisi II DPR-RI dan pernah menjabat Ketua DPD Golkar Jawa Timur.

Bahkan, Zainudin juga pernah melewati perhelatan politik pemilihan anggota DPR-RI dari dua daerah pemilihan (dapil) 'neraka' yang ada di Jawa Timur.

Baca juga: Update Cuaca Gorontalo Jumat 16 September 2022 dan Dua Hari ke Depan: Cerah hingga Hujan

"Dan beliau (ZA) pun membuktikan bahwa dia mampu untuk bertarung di dua dapil neraka yang menjadi pemenang di sana. Padahal waktu itu, nomor urutnya dibawah," kata Funco.

Pengamat sosial-politik Gorontalo ini pun menyebut sosok Zainudin Amali sebagai politisi asal Gorontalo namun mempunyai kelas politik nasional.

"Itu adalah kemampuan dan keahlian pak ZA yang harus diakui melampaui ataupun lebih dari calon gubernur dari Golkar lainnya. Jadi kalau kita mau melihat secara rata-rata, dibanding calon lain. Secara faktual, pak ZA lebih diatas rata-rata," tutup Funco.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved