Pilpres 2024

Jokowi Berpeluang Maju Pilpres 2024, Begini Pendapat Ketua KPU

Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju Pilpres 2024 kembali ramai. Jokowi diplot menjadi calon wakil presiden.

Editor: lodie tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan Presiden Presiden Joko Widodo. Wacana Jokowi maju Pilpres 2024 kembali ramai. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju Pilpres 2024 kembali ramai.

Jokowi diplot menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada pesta demokrasi dua tahun depan.

Jokowi masih dijagokan memenangkan Pilpres 2024. Bahkan dalam jajak pendapat, relawan memposisikan Jokowi nomor satu.

Namun wacana itu tak yakin terwujud. Pendapat ini disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Surya yakin Jokowi tidak mau lagi maju kontestasi lima tahun ini. "Saya tahu betul kebatinan pak Jokowi. Tidak mungkinlah dia mau," ujar Paloh dalam wawancara eksklusif dengan Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domu Ambarita, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Relawan Jokowi Jagokan Sandiaga Uno, Terancam Pecah Kongsi dengan Prabowo? Ini Kata Fadli Zon 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengatakan presiden yang sudah menjabat dua periode, tetap sah dan tidak dilarang dalam konstitusi jika ingin maju sebagai calon wakil presiden.

Namun ada problem konstitusional saat yang bersangkutan resmi dilantik dan menjabat wakil presiden. Problem ini dapat dilihat dalam ketentuan norma Pasal 8 UUD 1945.

“Dalam hal seseorang telah menjabat sebagai Presiden selama dua kali masa jabatan, dan kemudian mencalonkan diri sebagai Calon Wapres, terdapat problem konstitusional sebagaimana ketentuan norma Pasal 8 UUD 1945,” kata Hasyim dalam keterangannya, Kamis (15/9/2022).

Perihal tak dilarangnya presiden yang sudah menjabat dua periode untuk mencalonkan sebagai cawapres, Hasyim mengacu pada ketentuan dalam Pasal 7 UUD 1945 dan Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Baca juga: Surya Paloh Yakin Jokowi Tak Mau Tiga Periode dan Menjadi Wakilnya Prabowo Subianto

Dalam Pasal 7 UUD 1945, disebutkan bahwa presiden dan wakil presiden yang memegang jabatan selama lima tahun dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved