Aksi Mahasiswa Limboto

Mahasiswa Limboto Ditemui Syam T Ase Usai Menerobos Barikade Polisi dan Satpam

Kepada mahasiswa Limboto, Syam menegaskan, jika pihaknya sejak awal menolak kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. 

Penulis: Apris Nawu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T Ase saat menerima massa aksi Mahasiswa Limboto. Ia dikawal polisi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Meski sempat terjadi aksi baku tolak di depan gerbang kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, namun mahasiswa Limboto akhirnya berhasil menerobos. 

Mahasiswa Limboto yang emosi ditemui Syam T Ase, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Syam keluar dari kantor perwakilan rakyat itu bersama sejumlah aleg. 

Kepada mahasiswa Limboto, Syam menegaskan, jika pihaknya sejak awal menolak kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. 

Menurutnya, apa yang menjadi keresahan mahasiswa Limboto, juga dirasakan olehnya. Ia menolak kenaikan harga BBM subsidi karena jelas memberatkan masyarakat.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu meminta masyarakat tenang. Ia menerima apa yang jadi tuntutan mahasiswa. 

“Kami menerima tuntutan mahasiswa. Dan tentunya akan kami bicarakan lagi,” kata Syam T Ase

Sebelumnya ratusan mahasiswa Limboto, Kabupaten Gorontalo protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Menyuarakan protesnya, mahasiswa Limboto turun ke jalan melakukan demonstrasi di bawah Menara Limboto, di simpang empat Jl Ahmad A Wahab dan Jl Baso Bobihoe, Senin (12/9/2022).

Aksi mahasiswa Limboto dimulai sejak pagi pukul 10.00 Wita. Sejumlah orator naik ke mobil pickup bermuatan empat pengeras suara berukuran jumbo. 

Orator dengan almamater kuning, menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM subsidi. Selain dituding membebani masyarakat, juga kenaikan BBM disebut ulah mafia migas (minyak dan gas). 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved