Berita Populer Gorontalo
POPULER: Banjir di Bulawa Bone Bolango; Sejumlah Polisi Akan Diperiksa Kapolres
Sejumlah berita populer, Selasa 6 September 2022 kami sajikan kembali dalam rangkuman lengkap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/07092022_populer-hari-ini.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sejumlah berita populer, Selasa 6 September 2022 kami sajikan kembali dalam rangkuman lengkap.
Misalnya soal beberapa zodiak yang akan mengalami hari yang baik, sementara beberapa zodiak lain diprediksi memiliki hari yang kurang menyenangkan.
Lalu pertandingan antara PS Pohuwato dan Panua FC yang digelar di Stadion 25 Februari Pohuwato diwarnai aksi kejar-kejaran antara pemain dengan wasit.
Sebagaimana diketahui Ferdy Sambo membuat skenario 'polisi tembak polisi' untuk menutupi kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J).
Banjir bandang kembali menerjang kawasan pesisir Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (6/9/2022).
Ramalan Zodiak Besok Rabu 7 September 2022: Cancer Raih Kesuksesan, Leo Harus Ambil Langkah
TRIBUNGORONTALO.COM - Simak ramalan zodiak untuk besok Rabu 7 September 2022 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagittarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Beberapa zodiak akan mengalami hari yang baik, sementara beberapa zodiak lain diprediksi memiliki hari yang kurang menyenangkan.
Berdasarkan ralaman zodiak Selasa 6 September 2022, Cancer akan meraih kesuksesannya.
Sementara Leo harus mulai mengambil langkah jika ingin turut sukses.
Bagaimana dengan zodiak kamu?
Pertandingan PS Pohuwato vs Panua FC Ricuh, Wasit Nyaris Diamuk Pemain
TRIBUNGGORONTALO.COM, Gorontalo - Pertandingan sepak bola antara PS Pohuwato vs Panua FC, berakhir ricuh, Senin (5/9/2022).
Pertandingan yang digelar di Stadion 25 Februari Pohuwato tersebut, sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara pemain dengan wasit.
Pemain Panua FC emosi kepada wasit karena dianggap curang. Wasit diduga membiarkan pelanggaran yang dilakukan pemain PS Pohuwato.
Kericuhan di stadion sepak bola terbesar di Pohuwato itu, sempat terekam dalam video berdurasi 3 menit.
Dalam tayangan video itu, pemain Panua Fc yang emosi memasuki lapangan sepak bola, usai wasit memberikan keputusan gol pada PS Pohuwato.
Begini Alasan Polri Belum Periksa 3 Kapolda yang Diduga Sebarkan Skenario Ferdy Sambo
TRIBUNGORONTALO.COM - Mabes Polri mengungkapkan alasannya belum mendalami informasi terkait 3 Kapolda yang diduga ikut menyebarkan skenario eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Sebagaimana diketahui Ferdy Sambo membuat skenario 'polisi tembak polisi' untuk menutupi kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J).
Sejauh ini Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru menerima dan mendengar kabar dugaan keterlibatan 3 kapolda dalam kasus Ferdy Sambo-Brigadir J tersebut.
Adapun ketiga Kapolda tersebut ialah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.
Baca juga: Imbas Skenario Penembakan Brigadir J Karangan Ferdy Sambo, 3 Kapolda Bakal Diperiksa Timsus Polri
146 Jiwa Terdampak Banjir di Bulawa Bone Bolango-Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Banjir bandang kembali menerjang kawasan pesisir Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (6/9/2022).
Dua desa di Kecamatan Bulawa; Desa Mopuya dan Mamungaa, terendam banjir hingga 1 meter.
Kendaraan tertahan tak bisa melintas, sementara masyarakat meminta tolong dievakuasi dari rumah masing-masing.
Laporan yang didapatkan TribunGorontalo.com dari lokai, ada sedikitnya 146 jiwa jadi terdampak banjir di pesisir Bone Bolango tersebut.
Namun menurut Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo, 146 jiwa itu baru mencakup Desa Bulawa saja.
Ricuh dengan Mahasiswa, Sejumlah Polisi Akan Diperiksa Kapolres
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sejumlah oknum polisi yang terlibat baku pukul dengan mahasiswa pada aksi demonstrasi, Selasa (6/9/2022) di Bundara Saronde, akan diperiksa Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto.
Saat berbincang dengan massa usai aksi demonstrasi, AKBP Ardi mengaku prihatin dengan apa yang dialami oleh para demonstran mahasiswa Gorontalo.
Karena itu, sebagai bentuk pertanggungjawabannya sebagai kapolres, ia mengaku akan memeriksa sejumlah polisi yang melakukan pemukulan.
“Untuk anggota (polisi) yang melakukan pemukulan, melakukan yang tidak sesuai prosedur, saya akan persikan,” tegas Ardi.
Mantan Kapolres Morowali itu juga menegaskan, jika ia sebagai pimpinan kepolisian Kota Gorontalo, akan bertanggung jawab penuh terhadap mahasiswa yang mengalami cedera.