Oknum Polisi Gorontalo Aniaya Mahasiswa, Fadel: Kami Tidak Dibawa ke Polres tapi Dihajar
Sejumlah mahasiswa peserta demonstrasi kenaikan BBM mengaku dianiaya oknum polisi, setelah kericuhan pecah di Bundaran Hulondalo Indah (HI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/06092022_chaos-aksi-mahasiswa-gorontalo.jpg)
TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Atas insiden ini, Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto meminta data mahasiswa yang dilarikan ke Rumah Sakit.
“Saya sebagai kapolres bertanggung jawab. Nanti di data, lukanya di bagian mana dan dilarikan di RS apa,” ungkap Ardi, saat menemui massa aksi.
Ia juga menyesalkan tindakan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa wajib melakukan demonstrasi sesuai dengan aturan.
“Kalau aturan jam 18.00 Wita, maka aksi bisa dilanjutkan besok,” tegas Kapolres. (*)