Arti Kata

Apa Itu Oktan? Berbeda antara Pertamax dan Pertalite, Makin Rendah Bisa Pengaruhi Kinerja Kendaraan

Kualitas BBM dipengaruhi oleh oktan. Semakin rendah nilai oktan pada suatu jenis BBM maka bisa menurunkan perfoma mesin kendaraan. Apa itu Oktan?

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Tribun Manado
Foto: SALURKAN BBM - Pertamina Integrated Terminal Bitung melayani penyaluran BBM untuk Sulut, Sulteng dan Malut. Wacana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite dan Solar telah membuat masyarakat khawatir. Kualitas BBM juga dipengaruhi oleh nilai bilangan oktan. Apa itu Oktan? simak penjelasannya berikut ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Masyarakat Indonesia kini sedang dikhawatirkan dengan rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite dan Solar.

Adapun Pertamina memiliki 4 jenis bahan bakar bensin antara lain Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertalite.

Masing-masing jenis bensin itu ditujukan untuk jenis mesin yang berbeda.

Kecocokan antara bensin dan mesin dapat ditentukan melalui bilangan bilangan oktan dengan rasio kompresi mesin.

Baca juga: Soal Wacana Kenaikan Harga BBM, Pendemo Minta Pj Gubernur Surat Pemerintah Pusat

Diketahui bahwa BBM dengan oktan rendah bisa mengakibatkan turunnya performa mesin kendaraan, tingginya emisi gas buang, hingga suara mesin menjadi tak halus.

Lalu Apa Itu Oktan?

Dilansir TribunGorontalo.com dari Wikipedia, oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang mampu diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.

Nama oktan berasal dari oktana (C8).

Pasalnya dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus.

Baca juga: 9 Tuntutan Mahasiswa Gorontalo dalam Aksi Tolak Harga BBM

Oktana bisa dikompres hingga volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan.

Bilangan oktan dapat ditingkatkan dengan menambahkan zat aditif bensin.

Penambahan tetraetil timbal (tetraethyl lead atau TEL, Pb(C2H5)4) pada bensin akan meningkatkan bilangan oktan bensin itu.

Sehingga bensin "murah" bisa digunakan dan aman untuk mesin dengan menambahkan timbal tersebut.

Baca juga: Breaking News: Demo Mahasiswa Gorontalo Tolak Kenaikan BBM Subsidi

Adapun di dalam mesin, campuran udara dan bensin dalam bentuk gas ditekan oleh piston sampai volume yang sangat kecil lalu dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved