Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-187: Pasukan Putin Gencarkan Serangan di Dekat PLTN Zaporizhzhia
Zelenskyy mengadakan pertemuan rahasia dengan jajaran intelijen. Sementara itu, kota-kota di seberang sungai dari PLTN Zaporizhzhia ditembaki Rusia
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kharkiv-6-juli-2022.jpg)
Kepala Energoatom, Petro Kotin, mengatakan kepada Guardian bahwa kunjungan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bisa datang sebelum akhir bulan.
Namun Menteri Energi Ukraina Lana Zerkal mengatakan kepada stasiun radio lokal bahwa dia tidak yakin Rusia bernegosiasi dengan itikad baik.
• Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-183: Roket Pasukan Putin Hantam Kota Chaplyne, 22 Orang Tewas
- Amerika Serikat mengatakan Rusia tidak ingin mengakui risiko radiologis yang besar di PLTN Zaporizhzhia, Ukraina.
AS menambahkan bahwa alasan itu memblokir rancangan akhir kesepakatan perjanjian non-proliferasi nuklir.
“Federasi Rusia sendiri memutuskan untuk memblokir konsensus pada dokumen akhir pada kesimpulan Konferensi Tinjauan Kesepuluh dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT)." bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
"Rusia melakukannya untuk memblokir bahasa yang hanya mengakui risiko radiologis yang parah di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina,” sambungnya.
• Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-182: Kyiv Waspadai Serangan Pasukan Putin di Hari Kemerdekaan
- Kekhawatiran tentang potensi risiko kebocoran radiasi di PLTN Zaporizhzhia tetap ada.
Pihak berwenang Ukraina dan Rusia mengeluarkan peringatan baru tentang risiko kebocoran radioaktif, setelah saling menyalahkan satu sama lain atas penembakan di sekitar PLTN Zaporizhzhia.
Operator energi negara Ukraina memperingatkan ada "risiko kebocoran hidrogen dan percikan zat radioaktif".
Di sisi lain, Rusia telah mengabaikan seruan internasional yang meluas agar daerah itu didemiliterisasi.
Baca juga: Rusia Kuasai 20 Persen Wilayah Ukraina, Begini Pengakuan Zelensky
Sebagai informasi, PLTN Zaporizhzhia merupakan PLTN terbesar di Eropa yang kini dikuasai pasukan Putin.
- Ukraina kemungkinan akan mengalami musim dingin terdingin dalam beberapa dekade, kata Kepala Perusahaan Gas Negara Naftogaz, Yurii Vitrenko.
Hal ini karena termostat pada sistem pemanas terpusat era Soviet akan dinyalakan nanti dan dimatikan.
Vitrenko mengatakan suhu di dalam ruangan akan diatur antara 17-18C, sekitar empat derajat lebih rendah dari biasanya.
Baca juga: Rusia Telah Mengisolasi Diri, Begini Saran Presiden Prancis ke Putin
Vitrenko menyarankan agar masyarakat membeli selimut dan pakaian hangat ketika suhu di luar ruangan turun ke dan di luar rata-rata musim dingin -10C.